Sunday, February 18, 2018

JAMBORE NASIONAL SIS 4 : BANDUNG JUAR4


Sumber Kencono Dongfeng


Foto membentuk formasi Juara


Om ganteng sedang jongkok


Melambaikan tangan ke arah kamera


Semangat berbaris rapih


Kumpul di Cikole


Barisan unit buatan Indonesia


Persiapan


Kembar yang terpisah antara Depok dan Surabaya


Bawa bis 3/4 aja


Deretan.unit di pool pusat Po Surya Putra Bandung


Duet Rejeki Transport Jogja


Pemutaran film AKDP karya Eka Wahyu Kecap


Seksi dokumentasi


Loading unit


Persiapan


Dikeker dulu


Test RC


Baris


Sebelum masuk pool harus rapih


Bandung, 17 Februari 2018


Friday, January 12, 2018

NEO FALCON - TRIJAYA UNION 2017




di akhir kaca samping terdapat aksen krom. kisi-kisi mesin samping seperti jetbus2+ setra


belakangnya
masih sama dengan falcon awal


depannya
face masih standar hd namun kaca depan memakai front spoiler alias bando ato topi yang kekinian


pilar b samping seperti pisau



bodi neo falcon
karoseri trijaya union bitung tangerang
dedy jaya
hino rg joss
terminal kalideres



MINIATUR BIS : LEGACY SR-2 XHD PRIME



PERINGATAN!
Miniatur dapat menyebabka ketagihan. 



detail pilar A dan aksen lega light sr2 xhd prime


bagian belakang yang aduhai 


kaca belakang kekinian seperti mobilio alpard



bagian bawahnya polos hitam nobelok nosuspensi


lampu belakang yang hanya dipakai oleh sr2


samping kiri ke belakang


sampingnya saja terlihat gagah


dari depan ke samping kiri


depan yang gagah dan tamvan


ada pipinya yang tembem


gagah abiis si sr2 xhd prime



legacy sr2 xhd prime
skala 1/20
iwan boyolali
bodi triplek
kaca aklirik dan mika tebal
ban tofik model hino rk8
IDR. 1.500.000,-





Wednesday, December 20, 2017

PEMBAGIAN BAHAN GALIAN MENURUT UNDANG-UNDANG DAN PERATURAN PEMERINTAH


UNDANG-UNDANG NO.11 TAHUN 1967
TENTANG KETENTUAN-KETENTUAN POKOK PERTAMBANGAN

BAB II. PENGGOLONGAN PELAKSANAAN PENGUASAAN BAHAN GALIAN

Pasal 3

Bahan-bahan galian dibagi atas tiga golongan :
a. golongan bahan galian strategis;
b. golongan bahan galian vital. 
c. golongan bahan galian yang tidak termasuk dalam golongan a atau b.

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 1980
TENTANG PENGGOLONGAN BAHAN-BAHAN GALIAN

Pasal 1

Bahan-bahan galian terbagi atas tiga golongan :
a. Golongan bahan galian yang strategis adalah : 
- minyak bumi, bitumen cair, lilin bumi, gas alam; 
- bitumen padat, aspal; 
- antrasit, batubara, batubara muda; 
- uranium, radium, thorium dan bahan-bahan galian radioaktip lainnya; 
- nikel, kobalt; 
- timah.

b. Golongan bahan galian yang vital adalah: 
- besi, mangaan, molibden,khrom, wolfram, vanadium, titan; 
- bauksit, tembaga, timbal, seng; 
- emas, platina, perak, air raksa, intan; 
- arsin, antimon, bismut; 
- yttrium, rhutenium, cerium dan 1ogam-logam langka lainnya; 
- berillium, korundum, zirkon, kristal kwarsa; 
- kriolit, fluorspar, barit; 
- yodium, brom, khlor, belerang.

c. Golongan bahan galian yang tidak termasuk golongan a atau b adalah. 
- nitrat-nitrat, pospat-pospat, garam batu (halite); 
- asbes, talk, mika, grafit, magnesit; 
- yarosit, leusit, tawas (alum), oker; 
- batu permata, batu setengah permata; 
- pasir kwarsa, kaolin, feldspar, gips, bentonit; 
- batu apung, tras, obsidian, perlit, tanah diatome, tanah serap (fullers earth); 
- marmer, batu tulis; 
- batu kapur, dolomite, kalsit; 
- granit, andesit, basal, trakhit, tanah liat, dan pasir sepanjang tidak mengandung unsur-unsur mineral golongan a maupun golongan b dalam jumlah yang berarti ditinjau dari segi ekonomi pertambangan.

sumber:
http://psdg.bgl.esdm.go.id/kepmen_pp_uu/UU_11_1967.pdf
http://jdih.esdm.go.id/peraturan/PP%20No.%2027%20Thn%201980.pdf