Friday, May 31, 2013

Konspirasi Hebat Antara John F. Kennedy, Sukarno, Suharto dan Freeport

Konspirasi Hebat Antara Kennedy, Sukarno, Suharto dan Freeport

kutitipkan bangsa negara kepadamu papua indonesia headerBongkar Konspirasi Hebat: Antara John F. Kennedy, Sukarno, Suharto dan Freeport

Bung Karno / Sukarno / Soekarno

Pada sekitar tahun 1961, Presiden Soekarno gencar merevisi kontrak pengelolaan minyak  dan tambang-tambang asing di Indonesia. Minimal sebanyak 60 persen dari keuntungan perusahaan minyak asing harus menjadi jatah rakyat Indonesia. Namun kebanyakan dari mereka, gerah dengan peraturan itu. Akibatnya, skenario jahat para elite dunia akhirnya mulai direncanakan terhadap negeri tercinta, Indonesia.

suharto sukarno freeport banner

Pada akhir tahun 1996 lalu, sebuah artikel yang ditulis oleh seorang penulis Lisa Pease yang dimuat dalam majalah Probe. Tulisan ini juga disimpan dalam National Archive di Washington DC. Judul tulisan tersebut adalah “JFK, Indonesia, CIA and Freeport“. Walau dominasi Freeport atas “gunung emas” di Papua telah dimulai sejak tahun 1967, namun kiprahnya di negeri ini ternyata sudah dimulai beberapa tahun sebelumnya. Dalam tulisannya, Lisa Pease mendapatkan temuan jika Freeport Sulphur, demikian nama perusahaan itu awalnya, nyaris bangkrut berkeping-keping ketika terjadi pergantian kekuasaan di Kuba tahun pada tahun 1959.
Lisa-Pease 

Saat itu di Kuba, Fidel Castro berhasil menghancurkan rezim diktator Batista. Oleh Castro, seluruh perusahaan asing di negeri itu dinasionalisasikan. Freeport Sulphur yang baru saja hendak melakukan pengapalan nikel produksi perdananya dari Kuba, akhirnya terkena imbasnya. Maka terjadi ketegangan di Kuba. Menurut Lisa Pease, berkali-kali CEO Freeport Sulphur merencanakan upaya pembunuhan terhadap Fidel Castro, namun berkali-kali pula menemui kegagalan. Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, pada Agustus 1959, Forbes Wilson yang menjabat sebagai Direktur Freeport Sulphur melakukan pertemuan dengan Direktur pelaksana East Borneo Company, Jan van Gruisen. Dalam pertemuan itu Gruisen bercerita jika dirinya menemukan sebuah laporan penelitian atas Gunung Ersberg (Gunung Tembaga) di Irian Barat yang ditulis Jean Jacques Dozy di tahun 1936.
Forbes Wilson Freeport Sulphur
Forbes Wilson,Direktur Freeport Sulphur 1959 (pic: mininghalloffame.org)

Uniknya, laporan itu sebenarnya sudah dianggap tidak berguna dan tersimpan selama bertahun-tahun begitu saja di perpustakaan Belanda. Namun, Van Gruisen tertarik dengan laporan penelitian yang sudah berdebu itu dan kemudian membacanya. Dengan berapi-api, Van Gruisen bercerita kepada pemimpin Freeport Sulphur itu jika selain memaparkan tentang keindahan alamnya, Jean Jaques Dozy juga menulis tentang kekayaan alamnya yang begitu melimpah. Tidak seperti wilayah lainnya diseluruh dunia, maka kandungan biji tembaga yang ada disekujur tubuh Gunung Ersberg itu terhampar di atas permukaan tanah, jadi tidak tersembunyi di dalam tanah.
Mendengar hal itu, Wilson sangat antusias dan segera melakukan perjalanan ke Irian Barat untuk mengecek kebenaran cerita itu. Di dalam benaknya, jika kisah laporan ini benar, maka perusahaannya akan bisa bangkit kembali dan selamat dari kebangkrutan yang sudah di depan mata.

Selama beberapa bulan, Forbes Wilson melakukan survey dengan seksama atas Gunung Ersberg dan juga wilayah sekitarnya. Penelitiannya ini kelak ditulisnya dalam sebuah buku berjudul The Conquest of Cooper Mountain.
Forbes Wilson kanan bersama anggota geologist Freeport di Erstberg 1967
Forbes Wilson (kanan) bersama anggota geologist Freeport di Erstberg, 1967.

Wilson menyebut gunung tersebut sebagai harta karun terbesar, yang untuk memperolehnya tidak perlu menyelam lagi karena semua harta karun itu telah terhampar di permukaan tanah. Dari udara, tanah disekujur gunung tersebut berkilauan ditimpa sinar matahari. Wilson juga mendapatkan temuan yang nyaris membuatnya gila. Karena selain dipenuhi bijih tembaga, gunung tersebut ternyata juga dipenuhi bijih emas dan perak!!

Menurut Wilson, seharusnya gunung tersebut diberi nama GOLD MOUNTAIN, bukan Gunung Tembaga. Sebagai seorang pakar pertambangan, Wilson memperkirakan jika Freeport akan untung besar, hanya dalam waktu tiga tahun pasti sudah kembali modal. Pimpinan Freeport Sulphur ini pun bergerak dengan cepat. Pada 1 Februari 1960, Freeport Sulphur meneken kerjasama dengan East Borneo Company untuk mengeksplorasi gunung tersebut.
Forbes Wilson bersama anggota geologist Freeport di Erstberg 1967
Forbes Wilson bersama anggota geologist Freeport di Erstberg 1967

Namun lagi-lagi Freeport Sulphur mengalami kenyataan yang hampir sama dengan yang pernah dialaminya di Kuba. Perubahan eskalasi politik atas tanah Irian Barat tengah mengancam. Hubungan Indonesia dan Belanda telah memanas dan Soekarno malah mulai menerjunkan pasukannya di Irian Barat.
Tadinya Wilson ingin meminta bantuan kepada Presiden AS John Fitzgerald Kennedy (JFK) agar mendinginkan Irian Barat. Namun ironisnya, JFK malah sepertinya mendukung Soekarno. Kennedy mengancam Belanda, akan menghentikan bantuan Marshall Plan jika ngotot mempertahankan Irian Barat. Belanda yang saat itu memerlukan bantuan dana segar untuk membangun kembali negerinya dari puing-puing kehancuran akibat Perang Dunia II, terpaksa mengalah dan mundur dari Irian Barat.
Soekarno_dan jf_kennedy01
Soekarno dan JF Kennedy

Ketika itu sepertinya Belanda tidak tahu jika Gunung Ersberg sesungguhnya mengandung banyak emas, bukan tembaga. Sebab jika saja Belanda mengetahui fakta sesungguhnya, maka nilai bantuan Marshall Plan yang diterimanya dari AS tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan nilai emas yang ada di gunung tersebut. Dampak dari sikap Belanda untuk mundur dari Irian Barat menyebabkan perjanjian kerjasama dengan East Borneo Company mentah kembali. Para pemimpin Freeport jelas marah besar.
Presiden AS, John F Kennedy ditembak saat bersama istrinya di mobil kap terbuka
Presiden AS, John F Kennedy ditembak saat bersama istrinya di mobil kap terbuka pada 22 November 1963.
Apalagi mendengar Kennedy akan menyiapkan paket bantuan ekonomi kepada Indonesia sebesar 11 juta AS dengan melibatkan IMF dan Bank Dunia. Semua ini jelas harus dihentikan! Segalanya berubah seratus delapan puluh derajat ketika Presiden Kennedy tewas ditembak pada 22 November 1963. Banyak kalangan menyatakan penembakan Kennedy merupakan sebuah konspirasi besar menyangkut kepentingan kaum Globalis yang hendak mempertahankan hegemoninya atas kebijakan politik di Amerika.

Presiden Johnson yang menggantikan Kennedy mengambil sikap yang bertolak belakang dengan pendahulunya. Johnson malah mengurangi bantuan ekonomi kepada Indonesia, kecuali kepada militernya.
Sukarno and JFK Keneddy
Presiden Sukarno pada lawatan kenegaraannya ke Amerika Serikat sedang memeriksa barisan tentara kehormatan Amerika setelah turun dari pesawat didampingi presiden AS, John F Kennedy
Salah seorang tokoh di belakang keberhasilan Johnson, termasuk dalam kampanye pemilihan presiden AS tahun 1964, adalah Augustus C.Long, salah seorang anggota dewan direksi Freeport. Tokoh yang satu ini memang punya kepentingan besar atas Indonesia. Selain kaitannya dengan Freeport, Long juga memimpin Texaco, yang membawahi Caltex (patungan dengan Standard Oil of California). Soekarno pada tahun 1961 memutuskan kebijakan baru kontrak perminyakan yang mengharuskan 60 persen labanya diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Caltex sebagai salah satu dari tiga operator perminyakan di Indonesia jelas sangat terpukul oleh kebijakan Soekarno ini.
former direksi Freeport and Presbyterian Hospital Board Chairman Augustus C. Long

Augustus C.Long, salah seorang anggota dewan direksi Freeport dan pemimpin Texaco, yang membawahi Caltex, ia juga chairman Presbyterian Hospital Board dan Penasehat CIA di kepresidenan AS untuk masalah luar negeri.

Augustus C.Long amat marah terhadap Soekarno dan amat berkepentingan agar orang ini disingkirkan secepatnya.

Mungkin suatu kebetulan yang ajaib, Augustus C. Long juga aktif di Presbysterian Hospital di New York, dimana dia pernah dua kali menjadi presidennya (1961-1962). Sudah bukan rahasia umum lagi jika tempat ini merupakan salah satu simpul pertemuan tokoh CIA. Lisa Pease dengan cermat menelusuri riwayat kehidupan tokoh ini. Antara tahun 1964 sampai 1970, Long pensiun sementara sebagai pemimpin Texaco. Apa saja yang dilakukan orang ini dalam masa itu, yang di Indonesia dikenal sebagai “masa yang paling krusial”.
Pease mendapatkan data jika pada Maret 1965, Augustus C. Long terpilih sebagai Direktur Chemical Bank, salah satu perusahaan Rockefeller. Pada bulan Agustus 1965, Long diangkat menjadi anggota dewan penasehat intelejen kepresidenan AS untuk masalah luar negeri. Badan ini memiliki pengaruh sangat besar untuk menentukan operasi rahasia AS di negara-negara tertentu. Long diyakini salah satu tokoh yang merancang kudeta terhadap Soekarno, yang dilakukan AS dengan menggerakkan sejumlah perwira Angkatan Darat yang disebutnya sebagai Our Local Army Friend.
Pengamat sejarawan LIPI, Dr Asvi Marwan Adam
Pengamat sejarawan LIPI, Dr Asvi Marwan Adam
Sedangkan menurut pengamat sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Asvi Marwan Adam, Soekarno benar-benar ingin sumber daya alam Indonesia dikelola oleh anak bangsa sendiri. Asvi juga menuturkan, sebuah arsip di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta mengungkapkan pada 15 Desember 1965 sebuah tim dipimpin oleh Chaerul Saleh di Istana Cipanas sedang membahas nasionalisasi perusahaan asing di Indonesia. Soeharto yang pro-pemodal asing, datang ke sana menumpang helikopter. Dia menyatakan kepada peserta rapat, bahwa dia dan Angkatan Darat tidak setuju rencana nasionalisasi perusahaan asing itu.
“Soeharto sangat berani saat itu, Bung Karno juga tidak pernah memerintahkan seperti itu,” kata Asvi.
Sebelum tahun 1965, seorang taipan dari Amerika Serikat menemui Soekarno. Pengusaha itu menyatakan keinginannya berinvestasi di Papua. Namun Soekarno menolak secara halus.
“Saya sepakat dan itu tawaran menarik. Tapi tidak untuk saat ini, coba tawarkan kepada generasi setelah saya,” ujar Asvi menirukan jawaban Soekarno.
Soekarno berencana modal asing baru masuk Indonesia 20 tahun lagi, setelah putra-putri Indonesia siap mengelola. Dia tidak mau perusahaan luar negeri masuk, sedangkan orang Indonesia masih memiliki pengetahuan nol tentang alam mereka sendiri. Oleh karenanya sebagai persiapan, Soekarno mengirim banyak mahasiswa belajar ke negara-negara lain.
Suharto, sebagai komandan Abri saat memimpin pasukan untuk memerangi G-30/S-PKI
Suharto, sebagai komandan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) disaat memimpin pasukan untuk memerangi G-30/S-PKI

Soekarno boleh saja membuat tembok penghalang untuk asing dan mempersiapkan calon pengelola negara. Namun Asvi menjelaskan bahwa usaha pihak luar yang bernafsu ingin mendongkel kekuasaan Soekarno, tidak kalah kuat! Setahun sebelumnya yaitu pada tahun 1964, seorang peneliti diberi akses untuk membuka dokumen penting Departemen Luar Negeri Pakistan dan menemukan surat dari duta besar Pakistan di Eropa.

Dalam surat per Desember 1964, diplomat itu menyampaikan informasi rahasia dari intel Belanda yang mengatakan bahwa dalam waktu dekat, Indonesia akan beralih ke Barat. Lisa menjelaskan maksud dari informasi itu adalah akan terjadi kudeta di Indonesia oleh partai komunis. Sebab itu, angkatan darat memiliki alasan kuat untuk menamatkan Partai Komunis Indonesia (PKI), setelah itu membuat Soekarno menjadi tahanan. Telegram rahasia dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa pada April 1965 menyebut Freeport Sulphur sudah sepakat dengan pemerintah Indonesia untuk penambangan puncak Erstberg di Papua.
Salah satu bukti sebuah telegram rahasia Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul 21.48, yang menyatakan ada pertemuan para penglima tinggi dan pejabat Angkatan Darat Indonesia membahas rencana darurat itu, bila Presiden Soekarno meninggal.

Namun kelompok yang dipimpin Jenderal Soeharto tersebut ternyata bergerak lebih jauh dari rencana itu. Jenderal Suharto justru mendesak angkatan darat agar mengambil-alih kekuasaan tanpa menunggu Soekarno berhalangan.

Mantan pejabat CIA Ralph Mc Gehee juga pernah bersaksi bahwa semuanya itu memang benar adanya. Maka dibuatlah PKI sebagai kambing hitam sebagai tersangka pembunuhan 7 Dewan Jenderal yang pro Sukarno melalui Gerakan 30 September yang didalangi oleh PKI, atau dikenal oleh pro-Suharto sebagai “G-30/S-PKI” dan disebut juga sebagai Gestapu (Gerakan Tiga Puluh) September oleh pro-Sukarno.
Soeharto diberikan mandat dengan dikeluarkannya Supersemar untuk mengatasi keadan oleh presiden Sukarno
Soeharto diberikan mandat dengan dikeluarkannya Supersemar untuk mengatasi keadan oleh presiden Sukarno
Setelah pecahnya peristiwa Gerakan 30 September 1965, keadaan negara Indonesia berubah total. Terjadi kudeta yang telah direncanakan dengan “memelintir dan mengubah” isi Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) 1966, yang pada akhirnya isi dari surat perintah itu disalahartikan. Dalam Supersemar, Sukarno sebenarnya hanya memberi mandat untuk mengatasi keadaan negara yang kacau-balau kepada Suharto, bukan justru menjadikannya menjadi seorang presiden.
Dalam artikel berjudul JFK, Indonesia, CIA, and Freeport yang diterbitkan majalah Probe edisi Maret-April 1996, Lisa Pease menulis bahwa akhirnya pada awal November 1965, satu bulan setelah tragedi terbunuhnya sejumlah perwira loyalis Soekarno (yang dikenal juga sebagai 7 dewan Jenderal yang dibunuh PKI), Forbes Wilson mendapat telpon dari Ketua Dewan Direktur Freeport, Langbourne Williams, yang menanyakan, “Apakah Freeport sudah siap untuk mengekplorasi gunung emas di Irian Barat?”

Ibnu Sutowo, Menteri Pertambangan dan Perminyakan pada tahun 1966.

Forbes Wilson jelas kaget. Dengan jawaban dan sikap tegas Sukarno yang juga sudah tersebar di dalam dunia para elite-elite dan kartel-kartel pertambangan dan minyak dunia, Wilson tidak percaya mendengar pertanyaan itu. Dia berpikir Freeport masih akan sulit mendapatkan izin karena Soekarno masih berkuasa. Ketika itu Soekarno masih sah sebagai presiden Indonesia bahkan hingga 1967, lalu darimana Williams yakin gunung emas di Irian Barat akan jatuh ke tangan Freeport?

Lisa Pease mendapatkan jawabannya. Para petinggi Freeport ternyata sudah mempunyai kontak dengan tokoh penting di dalam lingkaran elit Indonesia. Oleh karenanya, usaha Freeport untuk masuk ke Indonesia akan semakin mudah.

Julius Tahija, penghubung antara Ibnu Soetowo dengan Freeport.
Beberapa elit Indonesia yang dimaksud pada era itu diantaranya adalah Menteri Pertambangan dan Perminyakan pada saat itu Ibnu Soetowo . Namun pada saat penandatanganan kontrak dengan Freeport, juga dilakukan oleh menteri Pertambangan Indonesia selanjutnya yaitu Ir. Slamet Bratanata. Selain itu juga ada seorang bisnisman sekaligus “makelar” untuk perusahaan-perusahaan asing yaitu Julius Tahija.
Julius Tahija berperan sebagai penghubung antara Ibnu Soetowo dengan Freeport. Dalam bisnis ia menjadi pelopor dalam keterlibatan pengusaha lokal dalam perusahaan multinasional lainnya, antara lain terlibat dalam PT Faroka, PT Procter & Gambler (Inggris), PT Filma, PT Samudera Indonesia, Bank Niaga, termasuk Freeport Indonesia. Sedangkan Ibnu Soetowo sendiri sangat berpengaruh di dalam angkatan darat, karena dialah yang menutup seluruh anggaran operasional mereka. Sebagai bukti adalah dilakukannya pengesahan Undang-undang Penanaman Modal Asing (PMA) pada 1967 yaitu UU no 1/1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) yang draftnya dirancang di Jenewa-Swiss yang didektekan oleh Rockefeller seorang Bilderberger dan disahkan tahun 1967.
Maka, Freeport menjadi perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Soeharto.

Bukan saja menjadi lembek, bahkan sejak detik itu, akhirnya Indonesia menjadi negara yang sangat tergantung terhadap Amerika, hingga kini, dan mungkin untuk selamanya. Bahkan beberapa bulan sebelumnya yaitu pada 28 Februari 1967 secara resmi pabrik BATA yang terletak di Ibukota Indonesia (Kalibata) juga diserahkan kembali oleh Pemerintah Indonesia kepada pemiliknya. Penandatanganan perjanjian pengembalian pabrik Bata dilakukan pada bulan sesudahnya, yaitu tanggal 3 Maret 1967.
penjanjian pengembalian kembali pabrik bata 03031967 - 01 penjanjian pengembalian kembali pabrik bata 03031967 - 02
Keterangan gambar diatas: Penandatanganan perjanjian pengembalian kembali pabrik Bata pada tanggal 3 Maret 1967. Sumber foto: The Netherlands National News Agency (ANP) (klik untuk memperbesar)

Padahal pada masa sebelumnya sejak tahun 1965 pabrik Bata ini telah dikuasai pemerintah. Jadi untuk apa dilakukan pengembalian kembali? Dibayar berapa hak untuk mendapatkan atau memiliki pabrik Bata itu kembali? Kemana uang itu? Jika saja ini terjadi pada masa sekarang, pasti sudah heboh akibat pemberitaan tentang hal ini.

Namun ini baru langkah-langkah awal dan masih merupakan sesuatu yang kecil dari sepak terjang Suharto yang masih akan menguasai Indonesia untuk puluhan tahun mendatang yang kini diusulkan oleh segelintir orang agar ia mendapatkan gelar sebagai Pahlawan Nasional. Penandatangan penyerahan kembali pabrik Bata dilakukan oleh Drs. Barli Halim, pihak Indonesia dan Mr. Bata ESG Bach.

Masih ditahun yang sama 1967, perjanjian pertama antara Indonesia dan Freeport untuk mengeksploitasi tambang di Irian Jaya juga dilakukan, tepatnya pada tanggal 7 April perjanjian itu ditandatangani.
kontrak freeport 1967 - 01 kontrak freeport 1967 - 02
Keterangan gambar diatas: Penandatanganan Kontrak Freeport di Jakarta Indonesia, 1967. Sumber foto: The Netherlands National News Agency (ANP) (klik untuk memperbesar)

Akhirnya, perusahaan Freeport Sulphur of Delaware, AS pada Jumat 7 April 1967 menandatangani kontrak kerja dengan pemerintah Indonesia untuk penambangan tembaga di Papua Barat. Freeport diperkirakan menginvestasikan 75 hingga 100 juta dolar AS.

Penandatanganan bertempat di Departemen Pertambangan, dengan Pemerintah Indonesia diwakili oleh Menteri Pertambangan Ir. Slamet Bratanata dan Freeport oleh Robert C. Hills (Presiden Freeport Shulpur) dan Forbes K. Wilson (Presiden Freeport Indonesia), anak perusahan yang dibuat untuk kepentingan ini. Disaksikan pula oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Marshall Green.
gold-emas zoomed 

Freeport mendapat hak konsensi lahan penambangan seluas 10.908 hektar untuk kontrak selama 30 tahun terhitung sejak kegiatan komersial pertama dilakukan. Pada Desember 1972 pengapalan 10.000 ton tembaga pertama kali dilakukan dengan tujuan Jepang.

Dari penandatanganan kontrak inilah yang kemudian menjadi dasar penyusunan Undang-Undang Pertambangan No. 11 Tahun 1967 yang disahkan pada Desember 1967.

Inilah kali pertama kontrak pertambangan yang baru dibuat. Jika di zaman Soekarno kontrak-kontrak dengan perusahaan asing selalu menguntungkan Indonesia, maka sejak Suharto berkuasa, kontrak-kontrak seperti itu malah merugikan Indonesia. Setelah itu juga ikut ditandatangani kontrak eksplorasi nikel di pulau Irian Barat dan di area Waigee Sentani oleh PT Pacific Nickel Indonesia dan Kementerian Pertambangan Republik Indonesia.
perjanjian nikel irian 19-februari-1969 - 01 perjanjian nikel irian 19-februari-1969 - 02
Keterangan gambar diatas: Penandatanganan Kontrak Nikel Irian oleh Pacific Nickel Indonesia, 19 Februari 1969. Sumber foto: The Netherlands National News Agency (ANP) (klik untuk memperbesar)

Perjanjian dilakukan oleh E. OF Veelen (Koninklijke Hoogovens), Soemantri Brodjonegoro (yaitu Menteri Pertambangan RI selanjutnya yang menggantikan Ir. Slamet Bratanata) dan RD Ryan (U.S. Steel). Pacific Nickel Indonesia adalah perusahaan yang didirikan oleh Dutch Koninklijke Hoogovens, Wm. H. M√úLLER, US Steel, Lawsont Mining dan Sherritt Gordon Mines Ltd.
bata logo 

Namun menurut penulis, perjanjian-perjanjian pertambangan di Indonesia banyak keganjilan. Contohnya seperti tiga perjanjian diatas saja dulu dari puluhan atau mungkin ratusan perjanjian dibidang pertambangan. Terlihat dari ketiga perjanjian diatas sangat meragukan kebenarannya.

Pertama, perjanjian pengembalian pabrik Bata, mengapa dikembalikan? apakah rakyat Indonesia tak bisa membuat seperangkat sendal atau sepatu? sangat jelas ada konspirasi busuk yang telah dimainkan disini.
Gold biji emas 

Kedua, perjanjian penambangan tembaga oleh Freeport, apakah mereka benar-benar menambang tembaga?

Saya sangat yakin mereka menambang emas, namun diperjanjiannya tertulis menambang tembaga. Tapi karena pada masa itu tak ada media, bagaimana jika semua ahli geologi Indonesia dan para pejabat yang terkait di dalamnya diberi setumpuk uang? Walau tak selalu, tapi didalam pertambangan tembaga kadang memang ada unsur emasnya.
silver nickel-rock 

Perjanjian ketiga adalah perjanjian penambangan nikel oleh Pasific Nickel, untuk kedua kalinya, apakah mereka benar-benar menambang nikel? Saya sangat yakin mereka menambang perak, namun diperjanjiannya tertulis menambang nikel. Begitulah seterusnya, semua perjanjian-perjanjian pengeksplotasian tambang-tambang di bumi Indonesia dilakukan secara tak wajar, tak adil dan terus-menerus serta perjanjian-perjanjian tersebut akan berlaku selama puluhan bahkan ratusan tahun kedepan.
Kekayaan alam Indonesia pun digadaikan, kekayaan Indonesia pun terjual, dirampok, dibawa kabur kenegara-negara pro-zionis, itupun tanpa menyejahterakan rakyat Indonesia selama puluhan tahun. “Saya melihat seperti balas budi Indonesia ke Amerika Serikat karena telah membantu menghancurkan komunis, yang konon bantuannya itu dengan senjata,” tutur pengamat sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Asvi Marwan Adam.
suharto supersemar header

Untuk membangun konstruksi pertambangan emasnya itu, Freeport mengandeng Bechtel, perusahaan AS yang banyak mempekerjakan pentolan CIA. Direktur CIA John McCone memiliki saham di Bechtel, sedangkan mantan Direktur CIA Richards Helms bekerja sebagai konsultan internasional di tahun 1978.

Tahun 1980, Freeport menggandeng McMoran milik Jim Bob Moffet dan menjadi perusahaan raksasa dunia dengan laba lebih dari 1,5 miliar dollar AS pertahun. Tahun 1996, seorang eksekutif Freeport-McMoran, George A.Maley, menulis sebuah buku berjudul “Grasberg” setebal 384 halaman dan memaparkan jika tambang emas di Irian Barat itu memiliki deposit terbesar di dunia, sedangkan untuk bijih tembaganya menempati urutan ketiga terbesar di dunia.
west papua Freeport Grasberg mines 

Maley menulis, data tahun 1995 menunjukkan jika di areal ini tersimpan cadangan bijih tembaga sebesar 40,3 miliar dollar AS dan masih akan menguntungkan untuk 45 tahun ke depan. Ironisnya, Maley dengan bangga juga menulis jika biaya produksi tambang emas dan tembaga terbesar di dunia yang ada di Irian Barat itu merupakan yang termurah di dunia!!
tambang freeport mine puncak jaya lorentz indonesia 

Istilah Kota Tembagapura itu sebenarnya menyesatkan dan salah. Seharusnya EMASPURA. Karena gunung tersebut memang gunung emas, walau juga mengandung tembaga. Karena kandungan emas dan tembaga terserak di permukaan tanah, maka Freeport tinggal memungutinya dan kemudian baru menggalinya dengan sangat mudah.
 

Freeport sama sekali tidak mau kehilangan emasnya itu dan membangun pipa-pipa raksasa dan kuat dari Tambang Grasberg (Grasberg Mine) atau Tembagapura sepanjang 100 kilometer langsung menuju ke Laut Arafuru dimana telah menunggu kapal-kapal besar yang akan mengangkut emas dan tembaga itu ke Amerika.

Ini sungguh-sungguh perampokan besar yang direstui oleh pemerintah Indonesia sampai sekarang!!

Seharusnya patut dipertanyakan, mengapa kota itu bernama Tembagapura?

Apakah pada awalnya pihak Indonesia sudah “dibohongi” tentang isi perjanjian penambangan dan hanya ditemukan untuk mengeksploitasi tembaga saja?

Jika iya, perjanjian penambangan harus direvisi ulang karena mengingat perjanjian pertambangan biasanya berlaku untuk puluhan tahun kedepan!

Menurut kesaksian seorang reporter CNN yang diizinkan meliput areal tambang emas Freeport dari udara. Dengan helikopter ia meliput gunung emas tersebut yang ditahun 1990-an sudah berubah menjadi lembah yang dalam. Semua emas, perak, dan tembaga yang ada digunung tersebut telah dibawa kabur ke Amerika, meninggalkan limbah beracun yang mencemari sungai-sungai dan tanah-tanah orang Papua hingga ratusan tahun kedepan.
Freeport juga merupakan ladang uang haram bagi para pejabat negeri ini di era Suharto, dari sipil hingga militer. Sejak 1967 sampai sekarang, tambang emas terbesar di dunia itu menjadi tambang pribadi mereka untuk memperkaya diri sendiri dan keluarganya.
Freeport McMoran sendiri telah menganggarkan dana untuk itu yang walau jumlahnya sangat besar bagi kita, namun bagi mereka terbilang kecil karena jumlah laba dari tambang itu memang sangat dahsyat. Jika Indonesia mau mandiri, sektor inilah yang harus dibereskan terlebih dahulu.
indonesian presidents 

Itu pula yang menjadi salah satu sebab, siapapun yang akan menjadi presiden Indonesia kedepannya, tak akan pernah mampu untuk mengubah perjanjian ini dan keadaan ini. Karena, jika presiden Indonesia siapapun dia, mulai berani mengutak-atik tambang-tambang para elite dunia, maka mereka akan menggunakan seluruh kekuatan politik dengan media dan militernya yang sangat kuatnya di dunia, dengan cara menggoyang kekuasaan presiden Indonesia.
suharto piye kabare enak dijamanku toh 

Kerusuhan, adu domba, agen rahasia, mata-mata, akan disebar diseluruh pelosok negeri agar rakyat Indonesia merasa tak aman, tak puas, lalu akan meruntuhkan kepemimpinan presidennya siapapun dia.

Inilah salah satu “warisan” orde baru, new order, new world order di era kepemimpinan rezim dan diktator Suharto selama lebih dari tiga dekade.

Suharto, presiden Indonesia selama 32 tahun yang selalu tersenyum dengan julukannya “the smilling General” , presiden satu-satunya di dunia yang sudi melantik dirinya sendiri menjadi Jenderal bintang lima, namun masih banyak yang ingin menjadikannya pahlawan nasional, karena telah sukses menjual kekayaan alam dari dasar laut hingga puncak gunung, dari Sabang hingga Merauke, yaitu negeri tercinta ini, Indonesia yang besar, Indonesia Raya. (berbagai sumber)
suharto  tien and tommy
tambang emas 

Copy-Paste
Artikel-Artikel Terkait Indonesia Lainnya Klik:

Thursday, May 30, 2013

JENIS-JENIS SUNGAI (LENGKAP)

SUNGAI

sungai merupakan badan air yang melului cekungan dari hulu sampai hilir. bidang studi geografi yang mempelajari tentang sungai disebut potamologi.

A. SUNGAI MENURUT SUMBER AIR

1. Sungai Hujan
sungai yang airnya berasal dari proses prestipasi (hujan) dan keluar melalui mata air di hulu sungai. jenis sungai ini banyak ditemukan di Indonesia. contoh: Sungai Bengawan Solo, Sungai Citararum, Sungai Ciliwung, dsb.
2. Sungai Gletser
sungai yang airnya berasal dari es yang mencair. contohnya Sungai Membramo yang airnya berasal dari es yang mencair di Puncak Jaya Wijaya, Papua.
 3. Sungai Campuran
sungai yang airnya berasal dari campuran air hujan dan copypaste dari fuat cepat gletser. Contohnya Sungai Digul di Papua.

B. SUNGAI MENURUT DEBIT AIR

1. Sungai Perenial (Permanen)
sungai dengan debit air yang tetap sepanjang tahun. contohnya sungai-sungai di Pulau Sumatra dan Kalimantan seperti Sungai Mahakam, Sungai Kapuas, dan Sungai Musi.
2. Sungai Ephimeral (Periodik)
sungai yang dipengaruhi oleh musim, sehingga debit airnya akan berkurang pada musim kemarau dan melimpah pada musim penghujan. contohnya sungai-sungai di Pulau Jawa seperti Sungai Brantas dan Sungai Bengawan Solo.
3. Sungai Intermiten (Episodik)
sungai yang hanya ada pada musim penghujan, pada musim kemarau airnya kering. contohnya sungai-sungai di NTT seperti Sungai Melolo dan Sungai Laku Kalada.

C. SUNGAI MENURUT ARAH ALIRAN



1. Sungai Konsekuen
arah aliran seseuai dengan kemiringan lereng, contohnya Sungai Progo, Sungai Opak, dsb.
2. Sungai Insekuen
arah aliran tidak menentu terhadap lereng, contohnya sungai-sungai di dataran rendah/cekungan.
3. Sungai Obsekuen
arah aliran berlawanan dengan Sungai Konsekuen, contohnya sungai-sungai bawah tanah di daerah karst Gunung Kidul.
4. Sungai Subsekuen
arah aliran sejajar dengan induk sungai, contohnya Selokan Mataram di Jogjakarta.

D. SUNGAI MENURUT POLA ALIRAN

1. Dendritik


pola aliran sungai tidak teratur berbentuk cabang pohon dengan sudut tumpul, terdapat di dataran rendah dan dekat dengan muara sungai dengan lereng landai.
2. Pinnate



pola aliran pinate berbentuk lurus sejajar seperti anak panah dengan sudut lancip 60 derajat, terdapat di daerah hulu sungai yang berlereng terjal/curam karena berupa daerah patahan.
3. Trellis



pola aliran sungai berbentuk sudut siku-siku 90 derajat dan sejajar mengalir tegak lurus dengan anak sungai yang berbentuk ruas daun, terdapat di daerah pegunungan lipatan (sinklinal).
4. Rectangular


Pola aliran yang membentuk pola persegi empat dengan sudut siku-siku 90 derajat yang tegak lurus, terdapat di daerah patahan atau struktur gelogi berupa rekahan.
5. Anular


pola aliran sungai yang melingkar di hilir sungai hasil perkembangan dari pola aliran radial sentrifugal, terdapat di daerah pegunungan kapur/karst dan daerah dome.
6. Radial SentriFugal (F=menyebar)


pola aliran sungai yang arah aliran airnya menyebar mengalirin lereng-lereng pegunungan ke segala arah, terdapat di daerah perbukitan dan cembungan (kawah gunung berapi).
7. Radial SentriPetal (P=pusat)


pola aliran sungai yang arah aliran airnya memusat pada suatu daerah depresi yang lebih rendah, terdapat di daerah cekungan (danau).

E. SUNGAI MENURUT UMUR

1. Sungai Muda
sungai muda = sungai bagian hulu
2. Sungai Dewasa
sungai dewasa = sungai bagian tengah
3. Sungai Tua
sungai tua = sungai bagian hilir
ciri-cirinya ada di sini :
http://fastrans22.blogspot.com/2013/05/karakteristik-sungai-bagian-hulu-tengah.html


F. SUNGAI MENURUT STRUKTUR GEOLOGI

1. Sungai Antisedens
sungai yang arah alirannya tetap meskipun terjadi pengangkatan permukaan bumi karena daya erosi sungai mampu mengimbangi pengangkatan yang terjadi.
2. Sungai Epigenesa
sungai yang melintang dengan struktur geologis sehingga mengikis batuan induk di dasar sungai.

G. SUNGAI MENURUT TEMPAT BERMUARA

1. Sungai Areic
sungai yang airnya habis dala perjalanan, contohnya Sungai Kalada di NTT.
2. Sungai Edoraic
sungai yang bermuara ke danau, contohnya Sungai Lau renun yang bermuara di Danau Toba.
3. Sungai Exoric
sungai yang bermuara ke laut, contohnya hampir kebanyaknya sungai bermuara ke laut.

sekian, semoga bermanfaat
sumber: Bambang Hermanto. 2012. Super Trik! Geografi SMA. Jogjakarta: Pustaka Widyatama. 


ENGLISH VERSION


RIVER 
a river basin synthetically by a body of water from upstream to downstream. field of study to learn about the geography of the river is called potamologi. 
A. RIVER BY WATER SOURCE 
1. Rainy River

    
river water comes from the prestipasi (rain) and out through springs in the headwaters. types of rivers are found in Indonesia. example: Solo River, the River Citararum, Ciliwung River, etc.. 

2. Glacier river

    
river water comes from melting ice. example Membramo river where the water comes from melting ice in Puncak Jaya Wijaya, Papua.

 
3. Mixed river

    
river water comes from a mixture of rain water and a quick copypaste of fuat glacier. Examples Digul River in Papua.B. RIVER BY WATER DISCHARGE1. Perennial rivers

    
rivers with permanent flow of water throughout the year. example Mahakam river, the Kapuas River, and the River Musi. 

2. Ephimeral river / Periodic

    
rivers are influenced by the seasons, so the water flow will be reduced in the dry season and abundant in the rainy season. example Bengawan Solo River. 

3. Intermittent streams

    
river only during the rainy season, the dry season the water is dry. for example, the Code River kalada in NTT.C. BY THE RIVER FLOW DIRECTION1. Consequent river

    
seseuai flow direction with slope, for example Progo River, Opaque, etc.. 

2. Insekuen river

    
erratic flow direction of the slope, ie the rivers in the lowlands / basin. 

3. Obsekuen river

    
direction opposite to the flow of the River Consequent, for example, underground rivers in Gunung Kidul karst area. 

4. Subsequent river

    
parallel to the direction of flow of watercourses, for example Mataram ditch in Jogjakarta.D. BY THE RIVER FLOW PATTERN1. Dendritic

    
river flow patterns shaped tree branches with obtuse angles, there at Datran low and close to the mouth of the river with a gentle slope. 

2. Pinate

    
river flow pattern with a dart-shaped taper angle of 60 degrees, located in the headwaters area that steep slope / steep. 

3. Trellis

    
river flow patterns form a right angle and parallel 90 degrees, there is a fold in the mountains (sinklinal). 

4. Rectangular

    
Flow pattern that forms a square pattern with right angle 90 degrees, there is a fault in the area. 

5. Annular

    
circular flow pattern of the river, located in the mountains of limestone / karst. 

6. Radial centrifugal (F = spread)

    
river flow patterns that spread the water flow direction, there are at cembungan (volcano crater).


7. Radial centripetal (P = center)

    
flow pattern of the river water flow directions converge, there is in the area of ​​the basin (lake).E. RIVER BY AGE 

1. Young river

    
Young rivers = river upstream 

2. Adult river

    
adult rivers = river center 

3. Old River

    
old rivers = river downstream


link: http://fastrans22.blogspot.com/2013/05/karakteristik-sungai-bagian-hulu-tengah.html

F. RIVER BY GEOLOGICAL STRUCTURE


1. Antisedens river

    
river flow direction remained despite the removal of the surface of the earth due to the erosion of the river is able to compensate for the removal of that happening. 

2. Epigenesa river

    
rivers that transverse the eroding geological structures host rock in the riverbed.G. RIVER PLACE BY empties1. Areic river

    
river water runs out dala trip, for example Kalada River in NTT. 

2. Edoraic river

    
river that empties into the lake, for example renun Lau River which empties into Lake Toba. 

3. Exoric river

    
river which empties into the sea, for example, almost kebanyaknya river empties into the sea.so, may be usefulsource: Bambang Herman. 2012. Super Trick! High school geography. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

USAHA PENANGGULANGAN / KONSERVASI LAHAN KRITIS

Konservasi tanah dilakukan agar tanah mengalami erosi sehingga tanah tidak rusak dan agregat tanah tenap tahan terhadap percikan air hujan dan aliran permukaan. Usaha konservasi tanah dilakukan dengan pendekatan sebagai berikut:

  1. Mengurangi besarnya energi perusak (air hujan dan air permukaan) dengan jalan menutup lahan dengan vegetasi (metode vegetatif).
  2. Mengurangi atau mengukur kecepatan aliran permukaan sehingga tidak merusak tanah, melainkan memerbesar atau meningkatkan kapasitas infiltrasi ke dalam tanah (metode mekanik).
  3. Meningkatkan ketahanan agregat tanah terhadap pukulan air hujan, kikisan, dan limpasan dengan penambahan bahan organik atau bahan kimia (metode kimiawi).



METODE VEGETATIF

merupakan metode konservasi lahan dengan menggunakan variasi atau modifikasi cara penanaman tumbuhan, contoh:

1. Strip Cropping = menanam secara tegak lurus dengan arah aliran/memotong lereng (vertikal).

 Strip Cropping (pict: www.bdp-online.de )

2. Contour Farming = menanam secara sejajar garis kontur/lereng (horisontal).


 Contour Farming (pict: imagesbee.com)

3. Buffering = penutupan lahan curam dengn tanaman keras/pohon.

 Buffering (pict: ecode360.com)

4. Wind Breaks = penanaman tumbuhan untuk melindungi tanah dari tiupan angin. 


Wind Breaks (pict: www.forestry.ok.gov)


5. Contour Strip Cropping = membagi bidang tanah searah garis kontur dengan pola tanaman campursari/tumpang sari dan berselang-seling.


Contour Strip Cropping (pict: cendyputri.blogspot.com)

6. Reboisasi = kegiatan memulihkan dan menghijaukan kembali tanah-tanah yang telah gundul.

7. Crop Rotation (pergiliran tanaman)sistem penanaman dengan menggunakan dua atau lebih tanaman yang ditanam secara bergiliran dalam sebidang tanah (mis: musim kemarau: palawija, musim penghujan: padi).

8. Inter cropping (tumpang sari) = sistem penanaman dengan menggunakan dua atau lebih tanaman yang ditanam secara serentak dalam sebidang lahan.

9. Squental cropping (penanaman beruntun)sistem penanaman dengan menggunakan dua atau lebih tanaman pada sebidang lahan, dimana tanaman kedua ditanam setelah tanaman pertama dipanen.

10. Relay cropping (penanaman gilir) sistem penanaman dengan menggunakan dua atau lebih tanaman pada sebidang lahan, dimana tanaman kedua ditanam setelah tanaman pertama berbunga.





METODE MEKANIK

merupakan metode konservasi lahan dengan menggunakan variasi atau modifikasi pembuatan bangunan/bentuk-bentuk  dan pengolahan lahan/tanah, contoh:

1. Contour Tillage = pengolahan lahan sejajar garis kontur.

Contour Tillage (pict: stormwater.montana.edu)


2. Contour Polwing = membajak tanah sejajar garis kontur.



 Contour Polwing (pict: www.rolybrown.ca)

3. Terasering/Sengkedan = penterasan lahan pada lereng yang curam.

Terasering (pict: www.myspace.com)


4. Gulundan = pembuatan pematang/batas/kuburan.



5. Irigasi = saluran air untuk pengairan lahan.



Irigasi (pict: blog.ub.ac.id )

6. Cekdam / Balong / Waduk / Embung = membendung aliran air.


Cekdam (pict: commons.wikimedia.org )

METODE KIMIA

merupakan metode konservasi lahan dengan menggunakan bahan-bahan kimia atau memodifikasi unsur-unsur kimia tanah, contoh:

1. Bitumen = memperbaiki struktur tanah.


Bitumen (pict: www.2b1stconsulting.com)

2. Soil Conditioner = memperkuat agregat tanah.


Soil Conditioner (pict: www.sunlightbioelectric.com)

3. Pupuk Kimia = menyuburkan tanah.


Pupuk Kimia (pict: www.lensaindonesia.com)

4. Kapur = menetralkan tanah yang asam.



5. Belerang = menetralkan tanah yang basa. 



Belerang (pict: idea.blog.stisitelkom.ac.id)





ENGLISH VERSION

VEGETATIVE METHODS

a method of land conservation by using a variation or modification of planting plants, for example:

1. Strip Cropping = planted perpendicular to the direction of flow / cut slopes.

2. Contour Farming = planted in parallel lines contour / slope.

3. Buffering = closure with less steep land crops / trees.

4. Wind B reaks = planting vegetation to protect the soil from wind.

5. Crop Rotation = rotation / rotation crop.

6. Reforestation = reforestation on degraded land.

7. Contour Strip Cropping = split ground plane in the direction of the contour line with the pattern of plant campursari / intercropping and criss-cross.

MECHANICAL METHOD

a method of land conservation by using a variation or modification of manufacturing building / processing forms and land / soil, for example:


1. Contour tillage cultivation align = contour lines.

2. Countur Polwing = plowing parallel to contour lines.

3. Terracering = penterasan land on steep slopes.

4. Gulundan = making bund / limit / bumps.

5. Irrigation = Irrigation water channels for irrigation of land.

6. Cekdam / Balong / Reservoir = stem the flow of water.

CHEMICAL METHOD

a land conservation methods using chemicals or modifying soil chemical elements, for example:


1. Bitumen = improve soil structure.

2. Soil Conditioner = reinforce soil aggregates.

3. Chemical fertilizers = fertilize the soil.

4. Lime = Lime to neutralize acidic soils.

5. Sulfur = neutralize alkaline soils.