Sunday, September 29, 2013

MINIATUR BIS: TRANS ZENTRUM BUS - JETBUS ARIF MASBUCHIN

Samping


Belakang


Samping dari belakang


Samping dari depan


Samping dari Atas


Trans Zentrum Bus TZ22
Arif Masbuchin, Temanggung
Miniatur bis skala 1:20
Bahan tripleks, kayu, aklirick, dempul, dkk
Interior -OK
Lampu -OK
Buka-bukaan -OK
Non-RC


MINIATUR BIS: HANAFI HANAFI

Samping dari belakang

Samping dari depan

Samping


Bejeu Scorpion King B10
Hafis Hanafi, Malang
Skala 1:20
Bahan tripleks, kayu, aklirik dkk
Interior
Lampu
Non-Buka-bukaan
Non-RC



MINIATUR BIS: TOTO ARYA

Samping

Depan

Belakang

Samping dari Belakang


Sinar Jaya JetBus ZX11
Toto Arya, Jakarta
Skala 1:20
Bahan tripleks, aklirick, dempul dkk
Interior
Non-buka2an
Non-lampu
Non-RC



MINIATUR BIS: SBL - KARANGANYAR

Samping


Depan


Samping dari depan


Belakang


Samping dari belakang


Nusantara - JetBus
SBL, Karanganyar
Skala 1:20
bahan dasar kayu
interior
nonlampu
nonbuka-bukaan
nonRC


Depan

Belakang

Belakang

Depan

Buka-bukaan


Sumber Alam - Legacy SR1
SBL, Karanganyar
Skala 1:20
Spesifikasi:
- interior
- buka-bukaan
- bodi teripleks
- kaca acrilic
nonlampu-lampuan

MINIATUR BIS: NIKI KAYOE

Samping

Depan

Samping dari depan

Belakang

Samping dari belakang


Agra Mas - New Marcopolo
Niki Kayoe, Malang
Skala 1:20
Ukuran P = 60
Bahan aklirik
Interior
NonLampu
NonBuka-bukaan
NonRC
FB: (tidak diketahui)

Saturday, September 28, 2013

ISTILAH EKONOMI: HEDGING

Lindungi nilai (Headging) adalah cara atau teknik untuk mengurangi baik resiko yang timbul maupun yang diperkirakan akan timbul akibat adanya fluktuasi harga di pasar keuangan. Menteri BUMN Dahlan Iskan menerbitkan peraturan menteri dengan nomer PER-09/MBU/2013 tentang Kebijakan Umum  Transaksi Lindungi Nilai Badan Usaha Milik Negara. Peraturan tersebut untuk mengurangi tekanan dollar AS atas rupiah yang mencapai 11.000 rupiah/dollar AS.

Peraturan Mengenai Kebijakan  Umum  Transaksi Lindungi Nilai (Headging) Badan Usaha Milik Negara

  1. lindungi nilai adalah cara atau teknik untuk mengurangi resiko yang timbul maupun yang diperkirakan kan timbul akibat adanya fluktuasi harga di pasar keuangan.
  2. BUMN wajib melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengaturan resiko pasar secara efektif untuk memitigasi resiko pasar (resiko suku bunga, nilai tukar, komoditas, ekuitas).
  3. pengendalian resiko pasar dapat dilakukan melalui transaksi lindung nilai.
  4. objek transaksi lindung antara lain: aset, kewajiban, pendapatan, dan arus kas.
  5. Biaya yang timbul dan selisih kurang dari transaksi lindung nilai menjadi beban anggaran BUMN. Selisih lebihnya menjadi keuntungan BUMN.
  6. pelaksanaan lindung nilai dilakukan melalui lembaga keuangan BUMN, bank maupun bukan bank.
  7. prinsip pelaksanaan lindung nilai: tata kelola perusahaan yang baik, penerapan manajemen resiko, standar akuntasi dan pajak.
  8. kewajiban direksi BUMN: menyusun kebijakan lindung nilai (identifikasi dan penetapan resiko pasar, objek underlying yang akan dilindungi dan mitigasi resiko).


Sumber: Peraturan Menteri BUMN No. PER-09/MBU/2013 tentang Kebijakan Umum  Transaksi Lindungi Nilai Badan Usaha Milik Negara. (Kompas, 27/09/13 halaman 20).

Thursday, September 26, 2013

Klasifikasi Industri

Klasifikasi industri dapat didasarkan oleh modal dan tenaga kerja, barang yang dihasilkan, daerah pemasaran, lokasi, investasi-investasi dan tenaga kerja, serta departemen perindustrian.

a. Industri Berdasarkan Modal dan Jumlah Tenaga Kerja


1) Industri Rumah Tangga
Industri rumah tangga mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Modal yang digunakan relatif kecil.
  2. Tenaga kerja yang digunakan tidak lebih dari 4 orang, biasanya dari anggota keluarga.
  3. Peralatan yang digunakan sederhana dan bukan mesin.
  4. Bertujuan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


2) Industri Kecil

Industri kecil mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Modal yang dibutuhkan lebih besar daripada industri rumah tangga.
  2. Jumlah tenaga kerja 5 sampai 19 orang.
  3. Menggunakan teknologi sederhana.
  4. Biasanya hanya merupakan usaha sampingan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
  5. Industri kecil biasanya bergerak di bidang makanan dan kerajinan.


3) Industri Sedang

Ciri-ciri industri sedang sebagai berikut.

  1. Modal lebih besar daripada industri kecil.
  2. Tenaga kerja berjumlah 20 sampai 99 orang.
  3. Sudah menggunakan teknologi yang cukup tinggi tetapi masih banyak menggunakan tenaga manusia.
  4. Sudah menerapkan manajemen meskipun masih sederhana.
  5. Sudah ada pembagian kerja, misalnya bagian keuangan, administrasi, produksi, dan pemasaran.
  6. Contoh industri sedang antara lain industri konveksi (pakaian jadi), sepatu dan tas, alat olahraga, serta industri percetakan.


4) Industri Besar

Industri besar mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Membutuhkan modal besar.
  2. Tenaga kerja yang dibutuhkan lebih dari 100 orang.
  3. Menggunakan mesin-mesin berat dan modern.
  4. Lebih banyak menggunakan tenaga mesin daripada tenaga manusia.
  5. Produk yang dihasilkan untuk kebutuhan dalam negeri dan sebagai komoditas ekspor.
  6. Manajemen perusahaan sangat rapi.
  7. Pembagian kerja sudah jelas, misalnya direktur, bagian produksi, pemasaran, administrasi,
  8. keuangan, personalia, dan sebagainya.
  9. Contoh industri besar antara lain industri semen, tekstil, kendaraan bermotor, mobil, pupuk kimia, dan sebagainya.


b. Industri Berdasarkan Barang yang Dihasilkan


1) Industri Rumah Tangga/Industri Kecil
Industri kecil yang termasuk dalam kelas ini misalnya industri kerajinan. Ada banyak industri kerajinan, antara lain kerajinan tenun, batik tulis, ukiran kayu, payung, anyaman, logam, tanah liat, dan kulit.

2) Industri Ringan

Industri ringan menggunakan bahan baku atau bahan mentah dalam jumlah sedikit dan ringan.
Barang yang dihasilkan tidak terlalu berat. Proses pengolahan cenderung lebih bersih dan sedikit menghasilkan polutan. Industri yang termasuk dalam industri ringan adalah industri makanan dan minuman, industri pakaian, industri tekstil, dan industri elektronik.

3) Industri Sedang

Ciri-ciri industri sedang hampir sama dengan industri ringan, hanya dalam penggunaan bahan
mentah lebih banyak. Contoh industri sedang adalah industri konveksi, industri percetakan, dan industri penggergajian kayu.

4) Industri Berat

Industri berat dicirikan oleh penggunaan bahan mentah dalam jumlah banyak dan mesin-mesin
berukuran besar. Barang-barang yang dihasilkan juga banyak dan besar. Industri berat cenderung membutuhkan lahan yang luas dan dapat mencemari lingkungan. Contoh industri yang termasuk industri berat adalah industri besi dan baja, industri kapal, serta industri pesawat terbang.

c. Industri Berdasarkan Daerah Pemasaran

1) Industri Dasar (Basic Industry)

Merupakan industri yang produksinya ditujukan untuk ekspor atau dipasarkan ke luar negeri.

2) Industri Lokal (Non-Basic Industry)

Industri lokal, yaitu industri yang hasil produksinya dipasarkan di pasar lokal (dalam negeri).

d. Industri Berdasarkan Orientasi


1) Industri Berorientasi Pasar (Market Oriented Industry)

Industri yang dibangun dengan tujuan lebih mendekatkan kepada konsumen atau pelanggan. Jarak lokasi industri dengan konsumen menjadi salah satu pertimbangan dalam membangun
industri. Selain itu, kualitas barang hasil industri, yang terkait dengan mutu, model, keawetan, dan kegunaan barang berpengaruh pada banyak sedikitnya konsumen barang hasil industri tersebut.

2) Industri Berorientasi Permintaan (Supply Oriented Industry)

Industri yang dibangun dengan tujuan menyediakan barang-barang kebutuhan konsumen. Apa yang dibutuhkan konsumen menjadi dasar pertimbangan didirikannya suatu industri. Selain itu, fasilitas pendukung seperti jalan, listrik, dan telepon juga dipertimbangkan.

3) Industri Berorientasi Tenaga Kerja (Power Oriented Industry)

Industri ini dibangun dengan tujuan mendayagunakan tenaga kerja. Lokasi industri berada di daerah yang tersedia banyak tenaga kerja.

4) Industri Berorientasi Bahan Mentah (Raw Material Oriented Industry)

Industri yang dibangun dengan tujuan memanfaatkan bahan mentah yang tersedia. Lokasi industri ini berada di daerah yang menyediakan bahan mentah. Alasan pembangunan industri di wilayah yang memiliki bahan mentah banyak, antara lain karena volume bahan mentah yang berat atau besar maupun kondisi bahan mentah yang cepat rusak, sehingga
harus cepat diolah.

5) Industri Tidak Berorientasi Pada Apapun (Footlose Industry)

Industri yang bebas dibangun dimana saja karena tidak terpengaruh oleh faktor-faktor industri.

e. Industri Berdasarkan Intensitas Modal dan Pemakaian Tenaga Kerja


1) Industri Padat Karya (Labour Intensive)

Merupakan industri yang dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang banyak.

2) Industri Padat Modal (Capital Intensive)

Merupakan jenis industri yang menggunakan modal yang besar, digunakan dalam industri yang memakai mesin-mesin, pemrosesan barang maupun hasil produk mutakhir dan
canggih.

f. Industri Menurut Departemen Perindustrian


1) Industri Dasar (Hulu)
Industri ini meliputi industri mesin-mesin, logam dasar, dan industri kimia dasar. Industri ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta meperkukuh struktur ekonomi. Contoh industri ini antara lain industri mesin pertanian, alat-alat konstruksi, mesin-mesin listrik, kendaraan bermotor, kereta api, kapal, pesawat terbang, besi-besi konstruksi, besi
baja, dan sebagainya.

2) Industri Hilir

Industri hilir berorientasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ekonomi. Contohnya industri tekstil, kimia, alat-alat listrik, logam, bahan bangunan, dan industri pangan.

g. Penggolongan Industri Berdasarkan Bahan Dasar yang Digunakan


1) Industri Dasar

Merupakan industri yang menghasilkan bahan dasar untuk industri yang lain. Contoh, pabrik peleburan besi dan bauksit.

2) Industri Konveksi

Industri yang membuat pakaian jadi, seperti kaos, celana, dan kemeja.

3) Industri Agraris

Industri yang mengolah hasil-hasil pertanian, baik secara langsung maupun tidak langsung.

4) Industri Perakitan

Industri ini melakukan perakitan mesin-mesin untuk memproduksi barang jadi, misalnya industri perakitan mobil, barang-barang elektronik, dan pesawat terbang.

5) Industri Trafik

Bahan mentah dari industri trafik semuanya diimpor, karena di dalam negeri tidak tersedia, misalnya minuman anggur, bir, dan perajutan wol.

h. Penggolongan Industri Berdasarkan Jenis Usahanya


1) Industri Ekstratif

Industri ini bahan bakunya langsung dari alam, seperti pertambangan, pertanian, perikanan, kehutanan, perkebunan, dan sejenisnya.

2) Industri Nonekstratif

Merupakan industri yang mengambil bahan bakunya dari tempat lain yang disediakan oleh industri lain. Contoh, industri penerbit dan percetakan.

3) Industri Fasilitatif/Industri Jasa

Kegiatan dari industri ini adalah menjual jasa untuk keperluan lain. Contoh, industri perdagangan, perbankan, transportasi, dan komunikasi.



Sumber: Buku BSE Kelas XII IPS SMA/MA

Monday, September 23, 2013

VANHOOL - ADIPUTRO

Depan

Minimalis dengan lampu Mercy Tiger yang dibuat sedikit bersudut tajam.

Belakang

Lampu susun primadona awal tahun 2000-an.

Samping

Sedikit lekukan, hanya terdapat lekukan kaca di pintu depan saja. Lekukan ini lah yang menyerupai lekukan Vanhool aseli.

Vanhool Aseli

Kramat djati Vanhool ini menggunakan sasis dan mesin MAN. Ini armada Parwisata KD Jakarta ada toilete juga. Lampu depan sudah diface lift model smile supaya up to date. Model aslinya hanya berupa lampu kotak-kota kecil.


Muria Transport
Pariwisata plat AB (Jogja)
Mercedes-Benz OH-series
Agustus 2013
SPBU Bumiayu, Jawa Tengah
Nokia c5-00

belakang

lampu kotak susun kebawah, era 90-an akhir.

samping dari depan

depan

lampu bulat-bulat yang sangat minimalis.


Safari Dharma Raya OBL
Executive Class
Jakarta-Bima
Scania
Januari 2014
Lenovo A390








Saturday, September 21, 2013

Komponen Peta

Komponen peta


1. Judul peta
Peta harus ada judulnya. Judul peta dapat diletakkan di sembarang tempat asal tidak mengganggu peta utama.

2. Sumber peta
Suatu peta harus mencantumkan sumber peta supaya pembaca tahu dan dapat menelusuri peta dasarnya (apabila diperlukan).

3. Skala peta
Skala peta merupakan perbandingan antara jarak di peta dan jarak sesungguhnya. Skala peta perlu ditulis supaya pembaca tahu ukuran atau jarak sebenarnya di lapangan. Penulisan skala dapat berbentuk angka (numerik), verbal dan garis (grafis).

4. Garis astronomis
Garis astronomis baik bujur maupun lintangnya harus ada karena berfungsi untuk menentukan letak absolut suatu tempat. Garis ini cukup berupa titik pada garis tepi yang berupa derajat, menit, dan detik.

5. Tahun pembuatan
Peta harus mencantumkan tahun pembuatannya. Hal ini bertujuan untuk menjaga validitas
peta sehingga peta dapat selalu diperbarui secara periodik. Contoh peta yang selalu diperbarui secara periodik adalah peta jaringan jalan, peta penggunaan lahan, peta kepadatan penduduk, dan peta tematik lain yang berhubungan dengan penduduk atau aktivitas manusia. Contoh peta yang jarang diperbarui adalah peta jenis tanah, peta geologi, peta kontur, dan peta tematik lain yang menunjukkan gejala alam.

6. Garis tepi peta
Garis tepi pada peta berfungsi sebagai pembatas area gambar pada peta. Garis tepi peta
sebaiknya dibuat rangkap.

7. Mata angin
Mata angin harus dicantumkan untuk menunjukkan orientasi arah utara, selatan, barat, dan timur.

8. Lettering
Maksud dari lettering adalah angka atau tulisan. Tulisan yang terdapat pada peta ditulis dengan huruf cetak, bentuk dan besar kecilnya huruf disesuaikan dengan peta. Misalnya, nama sungai ditulis miring searah dengan aliran sungai, judul peta ditulis dengan huruf besar dan tegak, nama kota ditulis dengan huruf cetak tegak namun lebih kecil dibandingkan dengan judul peta, dan legenda ditulis dengan huruf cetak kecil.

9. Warna peta
Warna sangat penting untuk menunjukkan objek tertentu. Misalnya, laut dalam berwarna biru tua, laut dangkal berwarna biru muda, dataran rendah berwarna hijau, dataran tinggi berwarna kuning, gunung dan pegunungan berwarna cokelat.

10. Simbol peta
Simbol adalah salah satu alat untuk menyampaikan informasi dalam peta. Berdasarkan bentuknya, simbol dibedakan menjadi simbol titik (point symbols), simbol garis (line symbols), dan simbol luas/area (area symbols). Studi tentang simbol (suatu penyajian dengan menggunakan gambar dan grafis) serta hubungannya dengan unsur yang diwakilinya dinamakan semiology.

sumber: Rahayu, S., Lestari, E.W., dan Maryadi. 2009. Nuansa Geografi untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta: Departmen Pendidikan Nasional.

Wednesday, September 18, 2013

SOAL UTS IPS - EKONOMI KELAS IX

KELAS 9 SMP
IPS – EKONOMI

A.      Pilihan Ganda
1.       Nilai yang tertera atau tercantum dalam uang kertas atau uang logam disebut nilai ....
a.       Nominal                                                           c. Rill    
b.      Intrinsik                                                            d. Kuantitatif
2.       Berikut ini adalah kelemahan sistem barter, kecuali ....
a.       Barang yang ditukar tidak tahan lama
b.      Sulit menumukan orang yang mau melakukan barter
c.       Barang yang ditukarkan memiliki kualitas yang kurang baik
d.      Sistem barter tidak dapat dilakukan dalam perdagangan internasional
3.       Uang kertas pecahan Rp. 20.000,- dibuat dari kertas seharga Rp. 500,-. Dengan uang tersebut. orang dapat membeli sebuah kaos atau 3 kg beras. Berdasarkan uraian tersebut, nilai rill atau nilai internal uang Rp. 20.000,- adalah sebesar ....
a.       Rp. 500,-                                                           c. Sebuah Kaos
b.      Rp. 20.000,-                                                     d. Sebuah Kaos dan 3kg beras
4.       Apabila ingin melakukan transaksi melalui bank, dimana keduanya memiliki rekening bank. Dapat dilakukan dengan cara ....
a.       Cek                                                                     c. Inkaso
b.      Giro bilyet                                                       d. Rekening koran
5.         Perhatikan hal-hal di bawah ini!
1.       Uang kertas                       3. Cek
2.       Wesel bayar                     4. Uang logam
Yang termasuk uang giral adalah ....
a.         1 dan 2                                                               c. 2 dan 3
b.         1 dan 3                                                               d. 2 dan 4
6.       Kondisi dimana uang yang beredar lebih banyak daripada jumlah barang dan jasa disebut ....
a.       Depresiasi                                                       c. Deflasi
b.      Inflasi                                                                                d. Resesi
7.       Tindakan resmi menurunkan nilai mata uang suatu negara terhadap uang asing disebut ....
a.       Deflasi                                                               c. Inflasi
b.      Devaluasi                                                         d. Revaluasi
8.       Kebijakan untuk membatasi jumlah uang yang beredar disebut ....
a.       Kebijakan moneter                                      c. Tigh money policy
b.      Kebijakan fiskal                                             d. Easy money policy
9.       Seseorang menyimpan jumlah uang dollar yang banyak dengan harapan nilainya akan meningkat di masa yang akan datang. Motif orang tersebut menyimpan dollar adalah ....
a.       Transaksi                                                          c. Spekulasi
b.      Berjaga-jaga                                                    d. Konsumsi

10.   Kebijakan moneter yang ingin menambah jumlah uang beredar dengan menurunkan tingkat suku bunga disebut kebijakan ....
a.       Pasar terbuka/OMO                                    c. Pengawasan kredit selektif/SCC
b.      Diskonto                                                           d. Cadangan wajib/CRR
11.   Perhatikan pernyataan berikut!
1.       Tahan lama, tidak mudah rusak
2.       Mudah dipindah dan dibawa
3.       Tidak dapat dibagi-bagi
4.       Mempunyai satu kualitas saja
5.       Mudah didapat di Indonesia
6.       Nilai instrinsiknya lebih tinggi
Syarat-syarat uang kertas dapat diterima masyarakat adalah ....
a.       1,2,3                                                                   c. 3,4,5
b.      1,2,4                                                                   d. 4,5,6
12.   Peternak ayam menukarkan ayam dengan uang, kemudian dengan uang itu ia membeli televisi yang diinginkan. Dlam hal ii, uang berfungsi sebagai alat ....
a.       Satuan hitung                                                 c. Penukar
b.      Jual beli                                                            d. Pembentuk modal
13.   Uang kertas sering disebut fiducier yang berarti ....
a.       Orang menerima karena kebutuhan
b.      Percaya uang itu sah karena dikeluarkan pemerintah
c.       Nilai nominalnya lebih besar daripada nilai instrinsiknya
d.      Dapat digunakan sebagai alat pembayaran
14.   Simpanan uang di bank yang hanya dapat diambil kembali setelah jangka waktu tertentu menurut perjanjian disebut ....
a.       Cek                                                                     c. Giro
b.      Kurs                                                                    d. Deposito
15.   Benda-benda yang termasuk uang giral antara lain ....
a.       Uang kertas                                                     c. Valuta asing
b.      Letter of credit                                                d. Kartu debit ATM
16.   Berikut ini yang bukan merupakan contoh fungsi uang sebagai alat tukar-menukar adalah ....
a.       Membayar pembelian mobil
b.      Membayar ongkos menumpang bis
c.       Membayar karyawan
d.      Membayar pajak
17.   Seorang ibu membeli beras dengan harga Rp. 5.000,- per liter, dengan uang Rp. 10.000,- ibu tersebut hanya memperoleh 2 liter beras. Nilai uang yang diukur dengan barang yang bisa dibeli disebut nilai ....
a.       Intrinsik                                                            c. Nominal
b.      Internal                                                             d. Eksternal


18.   Perhatikan tabel di bawah ini!
No.
Bulan
Harga beras/liter (Rp.)
1.
Januari 2009
4.000
2.
Febuari 2009
4.200
3.
Maret 2009
4.500
4.
April 2009
4.800

Berdasarkan tabel di atas, berkaitan dengan perekonomian nasional, berarti terjadi gejala ....
a.       Devaluasi                                                           c. Depresiasi
b.      Inflasi                                                                  d. Revaluasi
19.     Perhatikan wacana berikut!
Ali memiliki uang Rp. 20.000.000,- kemudian ia tukar dengan uang Dollar Amerika. Berapa US $ yang diterima Ali? Kurs beli Rp. 8.500,- dan kurs jual Rp. 10.000,-.
a.       US $ 2.500                                                         c. US $ 250
b.      US $ 2.000                                                         d. US $ 200
20.     Dalam kebijakan cadangan wajib, apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar berkurang maka dilakukan ....
a.         Pembelian surat-surat berharga
b.         Cash reserve ratio dinaikkan
c.          Cash reserve ratio diturunkan
d.         Moral persuasion
21.     Bank yang berstatus sebagai bank devisa mempunyai kewenangan untuk ....
a.       Mengatur, menjaga, dan mengawasi kestabilan nilai rupiah
b.      Mencetak dan mengedarkan uang baru
c.       Mendorong kelancaran pembangunan dan kesempatan kerja
d.      Melakukan transaksi dengan valuta asing
22.     Selisih bunga simpanan dengan bunga pinjaman bank yang merupakan pendapatan bagi bank disebut ....
a.       Fee based                                                         c. Bonus based
b.      Spread based                                                 d. Dana based
23.   Bank yang mampu menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya disebut ....
a.       Rentabilitas                                                    c. Likuiditas
b.      Solvabilitas                                                     d. Profesionalitas
24.   Berikut ini merupakan tugas pokok bank sentral, kecuali ....
a.       Mengatur dan mengawasi bank
b.      Menghimpun dana dari masyarakat
c.       Melaksanakan kebijakan moneter
d.      Menjaga kelancaran sistem pembayaran
25.   Daftar produk bank:
1.       Sertifikat deposito
2.       Tabungan
3.       Letter of credit
4.       Deposito
5.       Kredit rekening koran
6.       Deposit on call
Yang termasuk produk kredit aktif adalah ....
a.       1 dan 3                                                               c. 4 dan 5
b.      3 dan 4                                                               d. 5 dan 6
26.   Sewa guna (leasing) melayani pengusaha yang membutuhkan ....
a.       Modal                                                                                c. Peralatan
b.      Modal dan peralatan                                   d. Modal dan tenaga kerja
27.   Pak Udin adalah seorang pengusaha yang pabriknya terbakar. Akan tetapi dia tidak banyak menderita kerugian karena perusahaannya telahdipertanggungjawabkan di lembaga ....
a.         Asuransi                                                           c.  Leasing
b.         Pegadaian                                                        d.  PT. Taspen
28.   Salah satu faktor yang mendorong terjadinya perdagangan internasional adalah ....
a.       Suatu negara tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri
b.      Suatu negara mempunyai kebutuhan yang berbeda
c.       Suatu negara berlomba memiliki produk terbaik
d.      Suatu negara ingin bersaing dengan dalam perdagangan internasional
29.   Pendapatan yang diperoleh suatu negara sebagai akibat adanya kegiatan ekspor disebut ....
a.       Kurs                                                                    c. Valuta
b.      Devisa                                                               d. Grant
30.   Di bawah ini adalah manfaat dilaksanakannya kegiatan perdagangan internasional, kecuali ....
a.       Menambah devisa negara                        c. Terjadi monopoli
b.      Terjadi perluasan pasar                             d. Adanya proteksi
Essai
1.       Sebutkan 5 syarat resiko yang dapat diasuransikan!
2.       Sebutkan 4 bentuk hukum bank umum!
3.       Sebutkan masing-masing 3 manfaat dan hambatan perdagangan internasional!

FCS 18/9/13