Sunday, September 28, 2014

MINIATUR BIS: LORENA - NEW CELCIUS NK

PERINGATAN!
Miniatur dapat membuat ketagihan, gagal menabung, dan kantong kering kerontang.


Saping


Samping ke depan


Belakang ke samping


Atas ke belakang


Depan ke belakang


LORENA
New Celcius - Rahayu Santosa
Skala 1:20
by Niki Kayoe
Bodi dan kaca akliric
Livery Cat dan sitiker
Nonlampu
Nonbukaan
NonRC
Just Miniatur Bis


Small is Sexy
Miniatur Bis Only


www.bismania.org
BTN-016



MINIATUR BIS : BUDIMAN - JETBUS NK

PERINGATAN!
Miniatur dapat membuat ketagihan, gagal menabung, dan kantong kering kerontang.



Samping


Samping ke belakang


Depan ke samping


Depan ke atas


Atas ke belakang


BUDIMAN
JETBUS HD Adiputro
Skala 1:20
by Niki Kayoe - Malang
Bodi kaca akrilik
Livery Cat
Spek lampu menyala
Tidak bukaan
Tidak Manuver
Apalagi RC


"Small is Sexy"
Miniatur Bis Only

www.bismania.org


Friday, September 26, 2014

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN PO AKAS


Bagi penduduk yang berada di Jawa Timur dan Bismania sedunia, pasti mengenal Perusahaan Otobus (PO) AKAS dari Kota Probolinggo. PO AKAS ini didirikan H Karman Amat, yang bermula dari sebuah bengkel di tahun 1934, yakni pada masa perjuangan kemerdekaan. Bengkel itu digunakan untuk memperbaiki senjata milik para pejuang. Hingga kini PO. AKAS masih terus berkibar dan mengibarkan sayap di dunia transportasi darat.


Secara resmi PO AKAS didirikan oleh H Karman Amat di Probolinggo pada 1956, dengan Akta Notaris Sie Kwan Ho nomor 111 tanggal 23 Maret 1956 dengan bentuk perseroan komanditer (CV). Kemudian dalam perkembangannya, H Karman Amat memiliki bidang usaha lainnya, yakni hotel, perkebunan, penangkapan ikan, bahkan mengelola pendidikan yakni Universitas Wijaya Putra di Surabaya. Pengelolaan armada PO AKAS dibagi menjadi PO AKAS I, PO AKAS II, PO AKAS III, PO AKAS IV, di tahun 1976 sesuai dengan putra-putri , dengan trayek yang berbeda-beda. PO AKAS I dipimpin Harsono, PO AKAS II dipimpin Tingok, PO AKAS III dipimpin Ali suami dari Ibu Sunarni, dan PO AKAS IV Eddy Hariadi.

PO AKAS Group memiliki beberapa trayek, yang sebagian besar melewati kota Probolinggo seperti Jakarta - Banyuwangi, Banyuwangi-Probolinggo, Banyuwangi-Semarang, Banyuwangi-Madura, Surabaya-Denpasar, Malang-Denpasar, dan Probolinggo-Semarang. Namun, saat ini PO AKAS IV mengkonsentrasikan armadanya pada layanan bus pariwisata dengan unit Gold Edition dan Chrome Editionnya.

Kepanjangan dari AKAS adalah Ahmad Karman Amat Saudara. Kini telah ada empat generasi dari AKAS yakni AKAS 1, AKAS 2, AKAS 3, dan AKAS 4.
  1. AKAS 1 dipimpin oleh Harsono dengan warna body abu2 tulisan dan tulisan A K A S dipisah.
  2. AKAS 2 dipimpin Tingok body warna dasar putih ada garis-garis hitam, merah, kuning yg kemudian terbagi menjadi AKAS AG (AKAS Green - Pariwisata), AKAS ASRI (AKAP), serta AKAS NNR (Nola Nike Roy) yang kini menjadi AKAS N1 (Nike 1 - Pariwisata) dan AKAS NR (Nola Roy - Pariwisata).
  3. AKAS 3 dipimpin Ali suami dari Ibu Sunarni dengan body ungu dengan menggunakan nama Anggun Kridra dan Kurnia Jaya untuk trayek Surabaya - Banyuwangi.
  4. AKAS 4 dengan unit-unit yang up date dengan tulisan AKAS digandeng seperti pada AKAS 2.
Untuk armada Mila ada beberapa pengelola seperti Mila trayek Banyuwangi-Jogja dipegang akas N1 dengan armada legendari Predator, Dona Doni, dsb. Sedangkang untuk Mila trayek yang lain dipegang AKAS 4. Selain menggunakan nama besar AKAS, AKAS Group juga menggunakan nama lain seperti Harapan Kita, Indonesia Abadi, Estu Jaya, dan Yuangga yang dikelola oleh AKAS NR.

Harap dikomentari jika ada kesalahan.



AKAS IV Gold Edition
Body Tourismo MP - Yuchai 330HP


AKAS ASRI
Body JB Adiputo - MB OH 1526


AKAS AG (Green)
Body Genesia Irizar New Armada


Sunday, September 21, 2014

SEJARAH INDONESIA 10 SMA: BERFIKIR KRONOLOGIS DAN SINKRONIS DALAM SEJARAH


BAB I BERFIKIR KRONOLOGIS DAN SINKRONIS DALAM SEJARAH


1.       Sejarah adalah kisah atau cerita yang mengupas peristiwa kehidupan manusia pada masa lampau karena adanya bukti-bukti tertulis.

2.       Kegunaan mempelajari sejarah:
-          Bijaksana dan arif dalam menentukan langkah-langkah hidup pada masa kini dan mendatang.
-          Sejarah memberikan sejumlah pengetahuan mengenai beberapa kisah yang terjadi pada masa lalu.
-          Memberikan ilham untuk mencetuskan ide, perilaku, dan karya yang lebih baik dari masa sebelumnya.
-          Memberi kesenangan untuk melawat dan berwisata ke masa lalu.

3.       Sejarah tidak hanya melihat dari sisi rangkaian peristiwa yang terjadi, tetapi juga dilihat dari hubungan kausalitas dari peristiwa-peristiwa tersebut untuk menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana peristiwa itu terjadi.

4.       Menurut Kuntowijoyo, terdapat dua kerangka berfikir yang dipergunakan dalam melakukan penelitian dan penulisan ilmu-ilmu sosial yakni cari berfikir sinkronis dan cara berfikir diakronis atau kronologis.

5.       Cara berfikir sinkronis:
-          Mengamati kehidupan sosial secara meluas berdimensi ruang
-          Memandang kehidupan masyarakat sebagai sebuah sistem yang terstruktur dan saling berkaitan anatar satu unit dengan unit lainnya
-          Menguraikan kehidupan masyarakat secara deskriptif dengan menjelaskan bagian demi bagian
-          Menjelaskan struktur dan fungsi dari masing-masing unit dalam kondisi statis
-          Digunakan oleh ilmu-ilmu sosial seperti geografi, sosiologi, politik, ekonomi, antropologi, dan arkeologi.

6.       Cara berfikir diakronis atau kronologis:
-          Mempelajari kehidupan secara memanjang berdimensi waktu
-          Memandang masyarakat sebagai sesuatu yang terus bergerak dan memiliki hubungan kausalitas (sebab-akibat)
-          Mengurai proses transformasi yang terus berlangsung dari waktu kehidupan masyarakat yang berkesinambungan
-          Menguraikan kehidupan masyarakat secara dinamis
-          Digunakan dalam ilmu sejarah

7.       Perbedaan konsep sinkronis dan diakronis
Sinkronis:
-          Meluas, dimensi ruang
-          Sistem terstruktur
-          Deskripsi integratif
-          Statis
-          Menekankan pada struktur dan fungsi
-          Digunakan dalam ilmu geografi, sosiologi, politik, ekonomi, antropologi, dan arkeologi
Diakronis
-          Memanjang, dimensi waktu
-          Terus bergerak, hubungan kausalitas
-          Naratif, berproses, dan bertransformasi
-          Dinamis
-          Menekankan pada proses dan durasi
-          Digunakan dalam ilmu sejarah

8.       Pendekatan multidimensional diperkenalkan oleh Sartono Kartodirdjo.

9.       Dalam pendekatan multidimensional, sejarah selain dipandang sebagai proses yang dinamis, juga memperhatikan berbagai aspek kehidupan sosial yang turut mempengaruhi gerak pertumbuhan dan pergerakan sejarah.

10.   Dengan mempelajari sejarah secara multidimensional, maka akan tampak rangkaian peristiwa yang saling terkait antara satu aspek dengan aspek lainnya sehingga semakin memper-jelas keunikan dari setiap peristiwa sejarah.

11.   Pendekatan dalam ilmu sejarah:
-          Sejarah naratif adalah sejarah yang hanya mengungkapkan sesuatu yang terjadi di masa lampau dalam waktu tertentu sebagai sebuah cerita atau kissah sejarah.
-          Sejarah non-naratif adalah sejarah yang menggambarkan peristiwa masa lampau dengan meminjam konsep-konsep ilmu sosial lannya dengan mengungkapka berbagai aspek dan dimensi kehidupan di masa lampau.


12.   Sumber bacaan: Mustopo, Habib; dkk. 2013. Sejarah Indonesia Program Wajib. Jakarta: Yudishtira.

SOSIOLOGI 10 SMA: FUNGSI, PERANAN, DAN KONSEP DASAR SOSIOLOGI


BAB I FUNGSI DAN PERANAN SOSIOLOGI

1.       Sosiologi adalah sebuah studi yang sistematis tentang:
-          Perilaku sosial dari individu-individu;
-          Cara kerja kelompok sosial, organisasai, kebudayaan, dan masyarakat; serta
-          Pengaruh dari kelompok, organisasi, oraganisasi, kebudayaan, dan masyarakat terhadap perilaku individu dan kelompok.

2.       Sosiologi berusaha mengkaji kehidupan sosial manusia terutama tidakan manusia baik individu maupun kelompok  yang dapat diterima dan yang tidak dapat diterima yang sering disebut sebagai interaksi.

3.       Menurut Emile Durkheim, sosiaologi adalah imu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yaitu fakta-fakta yang berisi cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang ada di luar individu.

4.       Menurut Soerjono Soekamto, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat secara keseluruhan dan hubungan antara orang-orang dengan masyarakat.

5.       Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius (kawan atau masyarakat) dan Logos (ilmu). Berarti sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat.

6.       Tokoh pertama yang meletakan sosiologi sebagai ilmu adalah Emile Durkheim.

7.       Pokok bahasan sosiologi menurut Durkheim adalah fakta-fakta sosial.

8.       Fakta-fakta sosial adalah pola-pola atau sistem yang mempengaruhi cara manusia bertindak, berfikir dan merasa.

9.       Aguste Comte disebut sebagai Bapak Sosiologi atas jasanya terhadap lahirnya ilmu sosiologi.

10.   Contoh fakta sosial:
-          Di sekolah: seorang murid diwajibkan untuk datang tepat waktu, menggunakan seragam, dan sikap hormat terhadap guru.
-          Di masyarakat: pembagian kerja dan spesialisasi aspek kehidupan, seperti bidan ekonomi, politik, budaya, hukum, dll.

11.   Ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu pengetahuan:
-          Sosiologi bersifat empiris: sosiologi tidak spekulatif dan hanya menggunakan akal sehat. Sosiologi melakukan kajian tentang masyarakat berdasarkan hasil observasi.
-          Sosiologi bersifat teoritis: sosiologi berusaha menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi. Abstraksi adalah kerangka dari unsur-unsur yang didapat dari observasi yang disusun secara logis dengan tujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat.
-          Sosiologi bersifat kumulatif: teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori-teori yang telah ada sebelumnya dalam arti memperbaiki, memperluas, dan memperhalus teori-teori lama.
-          Sosiologi bersifat nonetis: sosiologi tidak mencari baik buruk suatu fakta, tetapi menjelaskan fakta-fakta tersebut seccara analisis.

12.   Objek kajian sosiologi:
-          Hubungan timbal balik antar manusia
-          Hubungan antara individu dengan kelompk
-          Hubungan antara kelompok dengan kelompok
-          Proses yang timbul dari hubungan-hubungan tersebut dalam masyarakat

13.   Metode ilmiah dalam sosiologi:
-          Metode kualitatif: mengutamakan cara kerja dengan mendeskripsikan hasil penelitian berdasarkan penilaian terhadap data yang diperoleh. Metode ini dipakai apabila subjek penelitian tidak dapat terukur.
-          Metode kuantitatif: mengutamakan keterangan berdasarkan angka-angka atau gejala-gejala yang diukur dengan skala, indeks, tabel, atau uji statistik.

14.   Langkah-langkah dalam penelitian sosiologi:
-          Mengidentifikasikan masalah
-          Mmerumuskan masalah dan menentukan ruang lingkup penelitian
-          Merumuskan hipotesis yang relevan dengan masalah yang diajukan
-          Memilih metode pengumpulan data
-          Mengumpulkan data
-          Menafsirkan data
-          Membuat kesimpulan

15.   Kegunaan sosiologi bagi masyarakat:
-          Untuk pembangunan: sosiologi berfungsi untuk memberikan data sosial yang diperlu-kan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian pembangunan (evaluasi).
-          Untuk penelitian: dengan penelitian dan penelusuran akan diperoleh suatu rencana penyelesaian masalah sosial yang baik.

16.   Bentuk peranan sosiolog dalam masyarakat:
-          Sosiolog sebagai ahli riset: sosiolog berfokus pada  pengumpulan dan penggunaan data dalam melakukan riset ilmiah dengan tujuan untuk mencari data kehidupan sosial masyarakat.
-          Sosiolog sebagai konsultan kebijakan: prediksi sosiolog dapat membantu memperkirakan pengaruh kebijakan sosial yang dapat terjadi.
-          Sosiolog sebagai praktisi: sosiolog berperan sebagai ilmuan terapan yang harus memper-hatikan nilai-nilai budaya dan karkter bangsa yang dibahasnya karena keduanya merupakan nilai ideal.
-          Sosiolog sebagai guru atau pendidik: sosiolog berperan dalam mengajarkan dan mengembangkan sosiologi sebagai ilmu di berbagai bidang dengan memberikan contoh-contoh yang terdapat di masyarakat.

---

BAB II KONSEP DASAR SOSIOLOGI

1.       Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik berupa aksi saling mempengaruhi antarindividu, antara individu dengan kelompok, dan antarkelompok.

2.       Syarat terjadinya interaksi sosial yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi.

3.       Kontak sosial berasal dari bahasa Latin yaitu Cum (bersama) dan Tangare (menyentuh). Kontak sosial berarti bersama-sama menyentuh.

4.       Sifat-sifat kontak sosial:
-          Bersifat postif (kerjasama) dan negatif (pertentangan)
-          Bersifat primer (langsung) dan sekunder (tidak langsung)

5.       Komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.

6.       Unsur pokok dalam komunikasi:
-          Komunikator adalah orang yang menyampaikan pesan, persaan atau pikiran kepada pihak lain
-          Komunikan adalah orang atau sekelompok orang yang dikirimkan pesan, perasaan atau pikiran
-          Pesan adalah sesuatu yang disampaikan oleh komunikator berupa informasi, instruksi dan perasaan
-          Media adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan berupa lisan, tulisan, gambar, dan film
-          Efek adalah perubahan yang diharapkan terjadi pada komunikan setelah mendapatkan pesan dari komunikator

7.       Faktor pendorong interaksi sosial:
-          Imitasi adalah tindakan meniru seseorang, misalnya gaya bicara, tingkah laku, adat dan kebiasaan.
-          Identifikasi adalah kecenderungan atau keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain.
-          Sugesti adalah pengaruh yang dapat menggerakan hati orang lain.
-          Motivasi adalah dorongan dari orang lain yang dapat menggerakan hati seseorang.
-          Simpati adalah proses ketika seseorang merasa tertarik pada pihak lain.
-          Empati adalah simpati mendalam yang dapat mempengaruhi fisik dan jiwa seseorang.

8.       Proses asosiatif adalah proses menuju terbentuknya persatuan atau integrasi sosial.

9.       Proses asosiatif meliputi kerjasama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi.

10.   Menurut Soerjono Soekamto, kerjasama adalah suatu usaha bersama anatara individu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

11.   Kerjasama berdasarkan pelaksanaannya:
-          Kurukunan adalah kerjasama yang mencakup gotong-royong dan tolong menolong.
-          Bargaining adalah pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang atau jasa antara dua organisasi atau lebih.
-          Kooptasi adalah proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan sebagai cara untuk menghindari konflik.
-          Koalisi adalah kombinasi anatara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama.
-          Joint-venture adalah kerjasama dalam pengusahaan proyek tertentu.

12.   Akomodasi adalah proses yang mengacu pada usaha-usaha manusia untuk meredakan pertentangan agar tercipta keseimbangan.

13.   Bentuk-bentuk akmodasi:
-          Koersi adalah bentuk akomodasi yang prosesnya melalui paksaan secara fisik maupun psikologis.
-          Kompromi adalah bentuk akomodasi ketika pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai kesepakatan.
-          Arbitrase adalah cara untuk mencapai kompromi apabila pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri. Arbitrase mengunakan pihak ketika yang bersikap sebagai pengambil keputusan.
-          Mediasi adalah hampir sama dengan arbitrasi, tetapi pihak ketiga hanya sebagi penengah atau penasihat.
-          Konsiliasi adalah usha untuk mempertemu-kan keinginan-keinginan pihak yang bertikai untuk mencapai suatu kesepakatan.
-          Ajudikasi adalah cara menyelesaikan masalah melalui jalur pengadilan.
-          Stalemate adalah bentuk akomodasi yang terjadi apabila pihak yang bertikai memiliki kekuatan yang seimbang hingga akhirnya kedua pihak menghentikan perselisihan.
-          Toleransi adalah bentuk akomodasi yang timbul secara tidak sadar dan spontan akibat reaksi ilmiah individu atau kelompok yang ingin menghindari perselisihan.

14.   Asimilasi adalah usaha untuk menghilangkan perbedaan antarindividu atau antarkelompok guna mencapai satu kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan bersama.

15.   Asimilasi merupkan pembauran dua unsur sosial yang berbeda akan menghasilkan suatu unsur yang baru, misalnya warga Tionghoa di Surabaya menggunakan bahasa Jawa dengan logat Surabaya yang kental, sehingga bahasa ibu mereka tidak tampak lagi.

16.   Faktor yang mempermudah terjadinya asimilasi:
-          Sikap toleransi
-          Kesempatan yang seimbang dalam ekonomi
-          Menghargai orang lain dan kebudayaannya
-          Sikap terbuka dari golongan penguasa
-          Persamaan unsur kebudayaan
-          Perkawinan campuran (amalgamasi)
-          Adanya musuh bersama dari luar

17.   Faktor yang menghambat terjadinya asimilasi:
-          Terisolasinya kehidupan suatu golongan
-          Kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan yang dihadapi
-          Adanya perasaan takut terhadap kekuatan budaya yang dihadapi
-          Adanya persaan bahwa kebudayaan lain lebih tinggi dari budaya lain
-          Adanya persaan yang kuat bahwa individu terikat pada kelompk dan kebudayaan
-          Adanya gangguan dari golongan mayoritas
-          Adanya perbedaan kepentingan dan pertentangan abadi

18.   Akulturasi adalah berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk suatu kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing.

19.   Contoh akulturasi adalah Candi Borobudur yang merupakan perpaduan antara budaya India dengan budaya Indonesia.

20.   Proses akulturasi dapat berjalan cepat atau lambat tergantung dari presepsi masyarakat terhadap budaya asing yang masuk.

21.   Proses disasosiatif (oposisi) aadalah cara melawan seseorang atau kelompok untuk mencapai tujuan tertentu.

22.   Proses disasosiatif:
-          Persaingan adalah perjuangan berbagai pihak untuk mencapai tujuan tertentu.
-          Kontravensi adalah bentuk proses sosial yang berada antara persaingan dan pertentangan.
-          Pertentangan (konflik) adalah perjuangan individu atau kelompok sosial untuk mencaai tujuannya dengan jalan menentang pihak lawan berupa ancaman atau kekerasan.

23.   Bentuk-bentuk khusus peretntangan:
-          Petentangan pribadi
-          Pertentangan rasial
-          Pertentangan antarkelas sosial
-          Pertentangan politik
-          Pertentangan internasioanal

24.   Sistem sosial adalah pola yang mengatur hubungan timbal balik antarindividu dalam masyarakat.

25.   Status adalah posisi seseorang secara umum seseorang di masyarakat dalam hubungannya dengan orang lain yang menyangkut lingkungan pergaulan, prestise, hak, dan kewajiban.

26.   Jenis status menurut Raplh Linton:
-          Acribed status adalah status seseorang yang dicapai dengan sendirinya (dipeoleh sejak lahir) tanpa memperhatikan perbedaan rohaniah dan kemampuan. Misalnya gelar kebangsawanan karena keturunan.
-          Achieved status adalah status yang diperoleh seseorang melalui usaha yang disengaja dengan memperhatikan kemampuan individu. Misalnya gelar profesor karena telah menempuh pendidikan yang lama.
-          Assigened status adalah status yang diperoleh dari pemberian pihak lain karena ia telah memperjuangkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Misalnya gelar kepahlawanan.

27.   Peran adalah perilaku yang diharapkan oleh pihak lain terhadap seseorang dalam melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan status yang dimilikinya.

28.   Sumber bacaan: Maryati, Kun; Suryawati, Juju. 2013. Sosiologi dan Antropologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Esis.

Friday, September 19, 2014

7SMP UTS 1 IPS-TERPADU



1.       Suatu teknik atau seni yang secara mendasar dapat memperkecil keruangan suatu daerah yang luas atau memperkecil seluruh permukaan bumi disebut ....
a. Geografi                                   c. Kartografer
b. Kartografi                                 d. Ptolemeus
2.       Bapak kartografi dunia adalah ....
a. Anaximander                           c. Eratosthenes
b. Willem Blaeu                           d. Ptolemeus
3.       Gambaran penampakan sebagian atau seluruh permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu disebut ....
a. Peta                                           c. Globe
b. Atlas                                          d. Proyeksi
2.       Kumpulan peta dalam sebuah buku disebut ....
a. Peta                                           c. Globe
b. Atlas                                          d. Proyeksi
3.       Suatu cara atau teknik memindahkan bidang lengkung permukaan bumi ke bidang datar yang berupa peta disebut ....
a. Peta                                           c. Globe
b. Atlas                                          d. Proyeksi
4.       Tiruan bola dunia dalam bentuk mendekati sebenarnya disebut ....
a. Peta                                           c. Globe
b. Atlas                                          d. Proyeksi
5.       Gambar peta harus sama bentuknya dengan sebenarnya disebut ....
a. Ekuidistan                 c. Ekuivalent
b. Komform                                  d. Proyeksi
6.       Gambar peta harus sama luasnya dengan sebenarnya disebut ....
a. Ekuidistan                 c. Ekuivalent
b. Komform                                  d. Proyeksi
7.       Gambar peta harus tepat perbandingan dengan jarak sebenarnya disebut ....
a. Ekuidistan                 c. Ekuivalent
b. Komform                                  d. Proyeksi
8.       Garis-garis khayal yang di atas permukaan bumi yang sejajar dengan garis khatulistiwa 0° disebut garis ....
a. Lintang                                      c. Bujur
b. Wallace                                    d. Weber
9.       Garis-garis khayal yang membujur dari titik kutub utara ke kutub selatan disebut garis ....
a. Lintang                                      c. Bujur
b. Wallace                                    d. Weber
10.    Kolom keterangan tentang simbol-simbol yang terdapat dalam peta disebut ....
a. Judul                                         c. Skala
b. Legenda                                   d. Inset
11.    Peta berukuran kecil yang disisipkan pada peta utama disebut ....
a. Judul                                         c. Skala
b. Legenda                                   d. Inset
12.    Menggambarkan objek yang dipetakan disebut ...
a. Judul                                         c. Skala
b. Legenda                                   d. Inset
13.    Peta yang menggambarkan bentuk relief permukaan bumi yang sebenarnya disebut ....
a. Peta Topografi                         c. Peta Chorografi
b. Peta Geografi                          d. Peta Khusus
14.    Peta yang menggambarkan tema-tema tertentu yang ada di permukaan bumi disebut ....
a. Peta Topografi                         c. Peta Chorografi
b. Peta Geografi                          d. Peta Khusus
15.    Jenis-jenis peta
1) Peta Curah Hujan   3) Peta Geologi
2) Peta Topografi        4) Peta Chorografi
Peta umum ditunjukkan dengan nomor ....
a. 1) dan 2)                                   c. 2) dan 3)
b. 1) dan 3)                                  d. 2) dan 4)
16.    Peta berskala lebih dari 1:1.000.000 yang menggambarkan seluruh dunia disebut peta ....
a. Khusus                                      c. Geografi
b. Kadaster                                   d. Topografi
17.    Ubahlah skala garis di bawah ini menjadi skala angka!

a. 1 : 50.000                                                c. 1 : 500.000
b. 1 : 25.000                                                d. 1 : 250.000
18.    Peta yang menggambarkan keadaan objek yang cepat berubah disebut peta ....
a. Statis                                         c. Timbul
b. Dinamis                                    d. Digital
19.    Garis lintang berguna untuk mengetahui ....
a. Waktu                                       c. Iklim
b. Geologi                                     d. Geografi
20.    Garis bujur digunakan untuk mengetahui ....
a. Geologi                                     c. Iklim
b. Geografi                                   d. Waktu
21.    Suatu wilayah di muka bumi yang memiliki kekhususan sehingga dengan jelas dapat dibedakan dari wilayah-wilayah lain di sekitaranya disebut ....
a. Desa                                          c. Kota
b. Provinsi                                    d. Region
22.    Fenomena antarruang memiliki hubungan keterkaitan satu sama lainnya, hal ini merupakan prinsip ....
a. Persebaran                              c. Deskripsi
b. Interelasi                                  d. Korologi
23.    Berikut ini manfaat peta, KECUALI ....
a. Menunjukkan suatu letak wilayah
b. Memperlihatkan bentuk muka bumi
c. Alat untuk kegiatan penelitian
d. Menunjukkan keberhasilan pembangunan
24.    Indeks pada atlas bertujuan untuk ....
a. Memudahkan mencari letak suatu wilayah
b. Memudahkan membaca simbol-simbol peta
c. Mempercepat pencarian judul peta di atlas
d. Mengurutkan fenomena geografi pada atlas
25.    Kepala desa dipilih oleh rakyat, sedangkan Lurah diangkat oleh ....
a. Badan Permusyawaratan             c. Aparatur desa
b. Lembaga Sosial                             d. Pemerintah
26.    Secara geografis, umumnya desa swadaya terletak di ....
a. Dekat dengan ibukota kecamatan
b. Terisolir dengan daerah-daerah lainnya
c. Berdekatan denga kawasan industri
d. Mengikuti pola aliran sungai atau pantai
27.    Masyarakatnya sudah tidak terikat dengan adat istiadat merupakan salah satu ciri desa ....
a. Swadaya                                   c. Swasembada
b. Swakarya                                  d. Swakarsa
28.    Manakah yang BUKAN ciri suatu kota?
a. Warganya menghargai waktu
b. Masih memengan norma dan adat
c. Cara berfikir dan bertindak rasional
d.  Masyarakat bersifat individu
29.    Permukiman penduduk desa yang tinggal di daerah dataran tinggi atau pegunungan pada umumnya memiliki pola ....
a. Memanjang                              c. Memusat
d. Mengelompok                        d. Menyebar
30.    Jika suatu kota memiliki banyak sentra industri, maka peran dan fungsi kota tersebut sebagai ....
a. Pusat Kebudayaan  c. Pusat Perdagangan
b. Pusat Pemerintahan              d. Pusat Produksi
31.    Letak suatu wilayah dilihat dari kenyataan di permukaan bumi disebut letak ....
a. Geografis                                  c. Geostrategis
b. Geologis                                   d. Astronomis
32.    Indonesia terletak di antara 6° LU - 11° LS dan 95° BT – 141° BT  disebut letak ....
a. Geografis                                  c. Geostrategis
b. Geologis                                   d. Astronomis
33.    Letak suatu wilayah berdasarkan keadaan batuan-batuan yang terdapat pada tubuh bumi disebut letak ....
a. Geografis                                  c. Geostrategis
b. Geologis                                   d. Astronomis
34.    Wilayah Indonesia berada di sekitar garis khatulistiwaa sehingga beriklim ....
a. Subtropis                                  c. Dingin
b. Sedang                                     d. Tropis
35.    Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak laut sehingga memiliki iklim ....
a. Pantai                                        c. Daratan
b. Laut                                           d. Gurun
36.    Peredaran semu tahunan matahari mengakibatkan perbedaan ....
a. Iklim                                          c. Musim
b. Waktu                                       d. Batuan
37.    Angin yang berhembus setiap enam bulan sekali dan berlawanan arah disebut angin ....
a. Fohn                                          c. Siklon
b. Muson                                      d. Antisiklon
38.    Musim pancaroba adalah .....
a. Peralihan dari musim hujan ke musim kemarau
b. Peralihan dari musim hujan ke musim dingin
c. Peralihan dari musim dingin ke musim kemarau
d. Peralihan dari musim panas ke musim dingin
39.    Tinggi rendahnya permukaan bumi disebut ....
a. Relief                                        c. Region
b. Gunung                                    d. Bukit
40.    Tenaga yang berasal dari dalam bumi dan bersifat membangun (konstruktif) disebut tenaga ....
a. Eksogen                                    c. Desogen
b. Endogen                                   d. Resogen
41.    Tenaga yang berasal dari luar bumi dan bersifar merusak disebut tenaga ....
a. Eksogen                                    c. Desogen
b. Endogen                                   d. Resogen
42.    Tanah datar yang luas antara 0-200 mdpl  ....
a. Dataran tinggi                          c. Pesisir
b. Dataran rendah                      d. Pantai
43.    Pernyataan:
1) Tektonisme             4) Pelapukan
2) Vulkanisme              5) Pengikisan
3) Diatropisme            6) Pengendapan
Tenaga yang berasal dari dalam bumi adalah ....
a. 1), 2), 3)                                    c. 3), 4), 6)
b. 2), 3), 4)                                   d. 4), 5), 6)
44.    Permukaan bumi yang mendatar dan terletak pada ketinggian lebih dai 600 mdpl disebut ....
a. Bukit                                          c. Shelf
b. Plato                                         d. Trench
45.    Permukaan bumi yang menjulang ke atas, lebih tinggi daripada daerah sekitarnya, dan dibatasi oleh lereng di sekitarnya disebut ....
a. Gunung                                     c. Perbukitan
b. Bukit                                         d. Jurang
46.    Dasar laut yang memiliki kedalaman kurang dari 200 meter yang dianggap sebagai bagian daratan yang masuk ke dalam laut disebut ....
a. Shelf                                          c. Trench
b. Basin                                         d. Slope
47.    Dasar laut yang dalam dan berbentuk bulat cekung yang terjadi akibat merosotnya bagian dasar laut disebut ....
a. Shelf                                          c. Basin
b. Slope                                        d. Trench
48.    Dasar laut yang dalam, sempit, curam, dan memanjang yang terjadi akibat penenggelaman terus-menerus disebut ....
a. Shelf                                          c. Basin
b. Slope                                        d. Trench
49.    Masa bertiupnya angin muson barat menyebabkan di Indonesia terjadi musim ....
a. Pancaroba                                c. Panas
b. Kemarau                                  d. Penghujan
50.    Penduduk Indonesia banyak yang memilih bertempat tinggal di ....
a. Dataran rendah                       c. Daerah rawa-rawa
b. Dataran tinggi                          d. Pegunungan
Essai
51.    Ciri-ciri kehidupan masyarakat di daerah pantai:
1)       Umumnya bekerja sebagai nelayan, kecuali di kota-kota pelabuhan.
2)       Mempunyai kecakapan berenang, membuat peralatan nelayan,dan mengolah hasil laut.
3)       Pola pemukiman memanjang (linear) mengikuti garis pantai.
52.    Ciri-ciri kehidupan masyarakat di dataran rendah:
1)       Umumnya bekerja sebagai petani tanaman pangan dan tanaman komoditas.
2)       Sebagai pusat pemerintahan, perbelanjaan, pendidikan, dan pemukiman.
3)       Pola pemukiman memanjang (linear) sejajar dengan jalur jalan, sedangkan pola pemukiman terpusat di pusat kegiatan ekonomi.
53.    Ciri-ciri kehidupan masyarakat di dataran tinggi dan pegunungan:
1)       Kegiatan penduduknya berupa pertanian hortikultura (Bandung dan Malang), pertambangan (Tembagapura), peternakan (Bandung), dan perkebunan (Deli).
2)       Daerah pegunungan banyak dijadikan sumber pembangkit listrik dan objek wisata.
3)       Pola pemukiman mengelompok di sekitar pusat kegiatan ekonomi.
54.    Ciri-ciri kehidupan masyarakat di daerah gurun:
1)       Memelihara heawan ternak (unta, domba) dan bertani gandung, korma, dan kapas di sekitar oasis (sumber mata air).
2)       Memiliki banyak sumber daya alam berupa minyak bumi dan gas alam.
3)       Tempat tinggal berupa bangunan tanah liat yang mengelompok.
4)       Air laut diolah dengan proses penyulingan sehingga menjadi air tawar.
55.    Ciri-ciri kehidupan masyarakat di daerah kutub:
1)       Sebagian  besar berrtempat tinggal mengelompok di dekat laut.
2)       Kegiatan sehari-hari berburu dan menangkap ikan.
3)       Pakaian tebal yang terbuat dari kulit binatang.
4)       Alat transportasi berupa biduk yang ditarik ole anjing.
5)       Makanan utama berupa daging hewan hasil berburu.
56.    Ciri-ciri angin muson barat:
1)       Bertiup dari bulan November – April
2)       Kedudukan matahari di belahan bumi selatan
3)       Udara di Asia bertekanan maksimum dan udara di Australia bertekanan minimum
4)       Angin bertiup dari Asia ke Australia
5)       Angin bertiup dari Samudra Hindia sehingga mengandung uap air yang berpotensi hujan
6)       Indonesia mengalami musim hujan
57.    Ciri-ciri angin muson timur:
1)       Bertiup dari bulan Mei – Ooktober
2)       Kedudukan matahari di belahan bumi utara
3)       Udara di Australia bertekanan maksimum dan udara di Asia bertekanan minimum
4)       Angin bertiup dari Australia ke Asia
5)       Angin bertiup dari Gurun Gibson sehingga sedikit mengandung uap air
6)       Indonesia mengalami musim kemarau
58.    Pengaruh posisi geologis Indonesia:
1)       Memiliki banyak gunung api
2)       Wilayahnya labil sehingga rawan gempa
3)       Terdapat banyak kandungan bahan tambang
59.    Pengaruh letak astronomis Indonesia:
-          Garis bujur: dibagi menjadi 3 zona waktu
-          Garis lintang: memiliki iklim tropis dengan
-          Ciri-ciri iklim tropis di Indonesia:
o    Curah hujan tinggi
o    Temperatur tinggi
o    Sering terjadi hujan konveksi/zenithal
o    Memiliki hutan hujan tropis
60.    Pengaruh letak geografis Indonesia berada pada posisi silang (cross postion) yang berpengaruh pada:
1)       Berada di jalur perdagangan dan pelayaran dunia yang mendatangkan devisa
2)       Memiliki iklim muson yang menimbulkan musim kemarau dan musim hujan
3)       Mendapat pengaruh budaya asing, seperti teknologi, seni, bahasa, dan agama
61.    Ciri-ciri desa:
1)       Terletak dekat dengan wilayah usaha tani
2)       Masyarakat desa hidup pada sektor pertanian
3)       Cara bertani masyarakat masih tradisional
4)       Memiliki hubungan kekerabatan yang kuat
5)       Sifat gotong royong dan musyawarah masih tertanam kuat
6)       Norma agama dan hukum masih kuat
62.    Fungsi desa:
1)       Sumber tenaga kerja bagi masyarakat kota.
2)       Hinterland yaitu sebagai pemasok dan penyokong kebutuhan masyarakat kota.
3)       Mitra bagi pembangunan wilayah kota.
4)       Bentuk pemerintahan terkecil di wilayah NKRI.
63.    Ciri-ciri desa swadaya:
1)       Daerah terisolasi dengan daerah lain
2)       Penduduknya masih sedikit
3)       Mata pencaharian umumnya bersifat agraris
4)       Masyarakat bersifat tertutup
5)       Norma agama dan adat istiadat sangat kuat
6)       Hubungan antarmanusia sangat erat
7)       Sarana dan prasana sangat kurang
8)       Pengawasan sosial dilakukan oleh keluarga
9)       Penguasaan teknologi masih sangat kurang
64.    Ciri-ciri desa swakarya:
1)       Kebiasaan dan adat istiadak mulai luntur
2)       Penduduk sudah mulai bertambah banyak
3)       Mata penaharian penduduk mulai beragam
4)       Mulai menggunakan alat-alat dan teknologi
5)       Sarana dan prasarana mulai meningkat
6)       Jalur lalu lintas antardesa mulai lancar
7)       Sudah mulai tidak terisolasi meskipun jarak dari pusat ekonomi jauh
65.    Ciri-ciri desa swasembada:
1)       Berlokasi di ibukota kecamatan
2)       Penduduknya padat
3)       Tidak terikat dengan adat istiadat
4)       Hubungan antarmanusia bersifat rasional
5)       Teknologi baru sangat dimanfaatkan
6)       Produktivitas masyarakat tinggi
7)       Sarana dan prasarana sudah memadai
66.    Pola permukiman penduduk desa:
1)       Pola permukiman memanjang (linear):
-          Mengikuti alur jalan raya di dataran rendah
-          Mengikuti jalur rel kereta api untuk mendekati fasilitas transportasi
-          Mengikuti sungai di daerah pedalaman
-          Mengikuti alur pantai di kawasan pantai yang landai
2)       Pola permukiman terpusat: biasanya terdapat di daerah pegunungan atau dataran tinggi yang berelief kasar dan terpusat di daerah pertanian yang subur.
3)       Pola permukiman mengelilingi fasilitas: biasanya terdapat di dataran rendah karena adanya fasilitas kehidupan yang banyak dimanfaatkan oleh penduduk setempat.
4)       Pola permukiman tersebar: biasanya terdapat di daerah gunung berapi dan di daerah kapur (karst) untuk mencari daerah yang aman, landai, dan berstruktur tanah rata.
67.    Ciri-ciri kota:
1)       Terdapat pelapisan sosial ekonomi melalui perbedaan tingkat penghasilan, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan.
2)       Adanya jarak sosial dan kurang memiliki toleransi sosial di antara warganya.
3)       Adanya penilaian yang berbeda mengenai suatu masalah karena perbedaan kepentingan, situasi, dan kondisi kehidupan.
4)       Warga kota umunya sangat mengahargai waktu.
5)       Cara berfikir dan bertindak warga kota berprinsip ekonomi dan lebih rasional.
6)       Mudah menyesuaikan diri dengan perubahan sosial karena adanya keterbukaan tergahap pengaruh dari luar.
7)       Lebih bersifat individu, sehingga gotong royong dan solidaritas sudah menghilang.
68.    Klasifikasi kota berdasarkan fungsinya:
1)       Kota sebagai pusat produksi: Surabaya, Gresik, Bontang.
2)       Kota sebagai pusat perdagangan: Jakarta, Bandung, Semarang.
3)       Kota sebagai pusat pemerintahan: Jakarta.
4)       Kota sebagai pusat kebudayaan: Jogjakarta dan Surakarta.
69.    Klasifikasi kota berdasarkan jumlah penduduknya:
1)       Kota kecamatan: 3.000 – 20.000 jiwa
2)       Kota kecil: 20.001 – 200.000 jiwa
3)       Kota sedang: 200.001 – 500.000 jiwa
4)       Kota besar: 500.001 – 1.000.000 jiwa
5)       Kota metropolitan: lebih dari 1.000.000 jiwa
70.    Mengapa norma agama dan norma hukum masyarakat desa masih kuat/mengikat?
1)       Adat istiadat dan tradisi masih berjalan baik
2)       Merasa satu keturunan atau kekerabatan
3)       Pekerjaan belum menyita banyak waktu
4)       Menghormati orang tua dan leluhur desa
71.    Mengapa masyarakat di kota lebih berkembang teknologinya?
-          Memiliki pemikiran dan tindakan rasional
-          Mengharga waktu waktu
-          Terbuka terhadap budaya baru
-          Perkembangan pendidikan dan kebudayaan
-          Penduduknya bermacama-maca
72.    Bentuk pemekaran kota:
-          Mengikuti pola dari inti kota
-          Dapat berbentuk bebas
-          Mengikuti perkembangan industri
-          Mengikuti perkembangan teknologi
73.    Faktor yang mendorong pemekaran kota:
-          Kebutuhan dan keinginan warga
-          Pertumbuhan penduduk
-          Kemajuan pendidikan, kebudayaan, dan teknologi
-          Mempunyai kontak atau hubungan ke luar
74.    Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan permukiman:
1)       Faktor fisis: air, tanah, dan iklim
2)       Faktor sosial: demografi, struktur dan organisasi sosial
3)       Faktor budaya: tradisi, seni, dan teknologi
4)       Faktor ekonomi: harga tanah, daya beli, dan lapangan pekerjaan
5)       Faktor politik: pemerintahan, peraturan, dan kebijakan.
75.    Syarat-syarat peta:
1)       Komfrom: gambar peta harus sama bentuknya dengan sebenarnya
2)       Ekuivalent: gambar peta harus sama luasnya dengan sebenarnya
3)       Equidistant: gambar peta harus tepat perbandingan dengan jarak sebenarnya
4)       Peta harus rapih dan indah
5)       Peta harus mudah dimengerti maknanya oleh penggunanya
6)       Peta harus menyajikan data yang tepat dan teliti
76.    Komponen-komponen peta:
1)       Judul peta: menggambarkan objek yang dipetakan.
2)       Skala peta: perbandingan antara jarak pada peta (JP) dengan jarak sebenarnya (JS) di permukaan bumi.
-          Skala angka: skala yang dinaytakan dalam bentuk angka sebagai pembanding jarak.
-          Skala garis: skala peta yang digambarkan dalam bentuk ruas garis sebagai pembanding jarak.
3)       Legenda: kolom keterangan tentang simbol-simbol yang terdapat dalam peta.
4)       Tanda arah (Orientasi): berfungsi untuk mengetahui arah mata angin pada peta.
5)       Garis tepi (bolder): garis yang berada di ba-gian tepi peta untuk membatasi gambar peta.
6)       Garis astronomis: garis yang menunjukkan koordinat garis lintang dan garis bujur.
-          Garis lintang (pararel): garis-garis khayal yang di atas permukaan bumi yang sejajar dengan garis khatulistiwa 0°.
-          Garis bujur (meridian): garis-garis khayal yang membujur dari titik kutub utara ke kutub selatan.
-          Fungsi garis lintang dan garis bujur: untuk menentukan lokasi suatu wilayah atau objek di permukaan bumi.
7)       Inset (peta sisipan): peta berukuran kecil yang disisipkan pada peta utama.
8)       Lembaga pembuat: lembaga yang membuat peta seperti Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL).
9)       Tahun pembuatan: diperlukan untuk menyajikan data yang cepat berubah.
77.    Jenis peta berdasarkan isinya:
1)       Peta umum: menggambarkan penampakan sesungguhnya permukaan bumi secara umum.
-          Peta topografi: gambaran bentuk relief permukaan bumi yang sebenarnya.
-          Peta korografi: gambaran seluruh atau sebagian permukaan bumi dengan skala menengah.
-          Peta geografi: gambaran bentuk dan wilayah permukaan bumi dengan skala kecil.
2)       Peta khusus (tematik): menggambarkan tema-tema tertent yang ada di permukaan bumi, misalnya peta iklim, peta curah hujan, dan peta kepadatan penduduk.
78.    Jenis peta berdasarkan skalanya:
1)       Peta berskala kadaster:
skala kurang dari  1:5.000
2)       Peta berskala besar:
skala 1:5.000 – 1:250.000
3)       Peta berskala sedang:
skala 1:250.000 – 1:500.000
4)       Peta berskala kecil:
skala 1:500.000 – 1:1.000.000
5)       Peta berskala geografi:
Skala lebih dari 1:1.000.000
79.    Jenis peta berdasarkan bentuknya:
1)       Peta datar (biasa): dibuat pada suatu bidang datar.
2)       Peta timbul (relief): dibuat dalam bentuk tiga dimensi.
3)       Peta digital (digital map): peta dalam bentuk data yang pengolahan, penyajian, dan penayangannya menggunakan komputer.
80.    Jenis peta berdasarkan keadaan objeknya:
1)       Peta dinamis: menggambarkan keadaan objek yang cepat berubah.
-          Misalnya peta jalan raya, peta pemukiman, peta persebaran penduduk.
2)       Peta statis: menggambarkan objek yang relatif tetap.
-          Misalnya peta geologi, peta jenis tanah, peta klimatologi.
81.    Pemanfaatan peta:
1)       Menunjukkan letak atau posisi suatu tempat di permukaan bumi.
2)       Memberikan gambaran mengenai luas dan jarak di permukaan bumi.
3)       Memperlihatka ketinggian tempat dan bentuk-bentuk permukaan bumi.
4)       Menyajikan data dan informasi tertentu.
5)       Untuk perencanaan wilayah.
82.    Fungsi atlas:
1)       Untuk mengetahui keadaan wilayah secara nasional oleh suatu negara tertentu.
2)       untuk memaparkan keadaan seluruh negara dan benua di permukaan bumi.
3)       untuk memaparkan alam semesta yang berhubungan dengan luar angkasa.
4)       untuk mengetahui kumpulan peta khusus yang hanya menyajikan satu tema informasi saja, misalnya atlas sejarah, atlas geologi.
83.    Perbedaan peta dengan atlas:
Peta                                               Atlas
-        Satu gambar peta                 - banyak gambar peta
-        Dalam bentuk satuan           - dalam bentuk buku
-        Tidak memiliki daftar           - memiliki daftar isi
isi dan indeks                           dan indeks
83.    Cara mencari suatu lokasi dengan menggunakan indeks:
1)       Tentukan lokasi yang akan dicari, misalnya Kota Semarang.
2)       Buka lembar indeks dan cari sesuai urutan abjad ‘S’ untuk ‘Semarang’.
3)       Ditemukan Kota Semarang 25 D2, artinya:
-          Kota Semarang berada pada halaman 25
-          Huruf D menunjukkan kolom antar dua garis vertikal (garis bujur).
-          Angka 2 menunjukkan lajur antar dua garis horisontal (garis lintang).
84.    Mengetahui jarak antartempat dalam peta, misalnya jarak Kota Palembang ke Kota Jambi pada peta yang berskala 1:7.500.000 adalah 2,5 cm, maka jarak sesungguhnya kedua kota tersebut adalah:
-          Jarak pada peta =  2,5 cm
-          Skala peta                           = 1:7.500.000
-          Jarak sebenarnya              = 2,5 x 7.500.000
= 18.750.000 cm
= 187, 5 km
85.    Pemanfaatan globe:
1)       Menunjukkan bentuk muka bumi sesungguhnya
2)       Menunjukkan sistem garis lintang dan garis bujur
3)       Memberlihatkan gambaran bumi yang seutuhnya
4)       Memperagakan gerak rotasi bumi
5)       Memperagakan proses terjadinya siang dan malam
6)       Merencanakan perjalanan jauh melalui udara atau laut.